
SURABAYA, Indonesia (11/10) — Sebanyak 1.211 anggota Pramuka dari 16 Kwartir Daerah (Kwarda) di seluruh Indonesia resmi terdaftar untuk mengikuti Workshop Pra-Jamboree on the Air dan Jamboree on the Internet (JOTA-JOTI) Kwarda Jawa Timur Tahun 2026. Jumlah tersebut didapatkan setelah panitia melakukan verifikasi untuk menghapus data pendaftaran ganda.
Sebagai tuan rumah, Kwarda Jawa Timur mencatatkan jumlah perwakilan terbanyak dengan 1.157 peserta, yang kemudian diikuti oleh Jawa Barat dengan 18 peserta, Gorontalo dengan 8 peserta, DKI Jakarta dengan 7 peserta, Kalimantan Selatan dengan 5 peserta, dan Papua Selatan dengan 4 peserta. Selain itu, kegiatan ini juga diramaikan oleh kontingen dari Jawa Tengah dengan 2 peserta, Lampung dengan 2 peserta, Kalimantan Timur dengan 2 peserta, serta masing-masing 1 peserta dari DI Yogyakarta, Jambi, Nusa Tenggara Timur, Papua, Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Acara ini juga diikuti oleh perwakilan dari wilayah lain, termasuk DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Papua Selatan, hingga provinsi di ujung barat seperti Riau dan Aceh.
Workshop ini diadakan sebagai persiapan menjelang JOTA-JOTI global, yang merupakan acara digital dan amatir radio tahunan dari World Organization of the Scout Movement (WOSM). Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan komunikasi digital para anggota Pramuka sebelum terhubung dengan jaringan internasional.
Menanggapi tingginya antusiasme tersebut, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak H. M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL., memberikan apresiasi atas antusiasme luar biasa dari seluruh anggota Pramuka di berbagai daerah. Kak Arum Sabil menyampaikan bahwa kegiatan digital ini adalah jembatan penting agar generasi muda Pramuka tidak hanya adaptif terhadap teknologi komunikasi global yang difasilitasi oleh World Organization of the Scout Movement (WOSM), tetapi juga mampu membawa nilai persaudaraan dan karakter bangsa ke jaringan internasional.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Jawa Timur, Kak Yusya Giri Pangestu, S.I.Kom., menyampaikan kebanggaannya atas soliditas para Penegak dan Pandega. Kak Yusya menilai tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa pramuka muda Indonesia sangat siap menyongsong transformasi digital dan memperkuat jejaring komunikasi antar-daerah secara positif dan produktif.
Pusdatin Kwarda Jatim