KOTA PASURUAN – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Pasuruan menggelar Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang III (LT-III) Tahun 2026 pada Sabtu–Minggu (19–20/09/2026). Kegiatan tersebut diikuti 24 regu Pramuka Penggalang dari empat Kwartir Ranting se-Kota Pasuruan, yakni Purworejo, Panggungrejo, Gadingrejo, dan Bugul Kidul. Perlombaan dipusatkan di SMA Negeri 3 Pasuruan, sedangkan materi renang dilaksanakan di Pemandian Citra Petahunan, dengan setiap regu beranggotakan delapan Pramuka Penggalang.

Kak Imam Mashudi, M.Pd. selaku Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Andalan Cabang Bidang Binamuda Kwarcab Kota Pasuruan menyampaikan bahwa LT-III tidak sekadar menjadi ajang untuk mencari regu terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi hasil pembinaan di gugus depan dan Kwartir Ranting. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut diarahkan untuk mengukur sekaligus mengembangkan kemampuan peserta dalam pengetahuan, ketangkasan, keterampilan kepramukaan, kreativitas, dan kerja sama regu. Semangat tersebut tercermin dalam pesan “Tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan kompak” yang menjadi salah satu penekanan selama pelaksanaan LT-III.

Berbagai materi disiapkan untuk menguji kemampuan peserta, antara lain penjelajahan, semaphore, morse, sandi, pengetahuan kepramukaan, P3K, KIM, menaksir, pionering, dan pertolongan pertama. Kak Khasan Basori, S.Kom., M.M., M.Pd. selaku juri lomba morse, KIM, dan menaksir menjelaskan bahwa fokus dan ketelitian menjadi kunci dalam lomba morse yang terdiri atas 50 soal isian dengan nilai maksimal 100. Sementara itu, pada materi pionering, peserta diberikan waktu 90 menit untuk membuat jembatan menggunakan tongkat dan tali. Penilaian meliputi ketepatan simpul, kreativitas, kekuatan ikatan, dan kerapian hasil karya.

Kreativitas peserta diuji melalui lomba melukis tempat sampah, hasta karya obat tradisional, dan Pidato Kebangsaan dengan tema “Cinta Tanah Air”, “Moderasi Beragama”, serta “Keragaman Budaya Memperkuat Bangsa”. Sementara itu, lomba yel-yel Pramuka menilai kekompakan, semangat, kreativitas lirik, dan gerakan dengan tetap memperhatikan ketentuan tanpa unsur SARA maupun bullying. Kemampuan fisik dan ketepatan peserta juga diuji melalui renang, memanah, dan Senam Pramuka.

Penilaian LT-III dilakukan dengan mengumpulkan poin dari seluruh mata lomba yang diikuti setiap regu. Pada setiap mata lomba, Juara I mendapat 7 poin, Juara II mendapat 3 poin, dan Juara III mendapat 1 poin. Poin tersebut kemudian dijumlahkan untuk menentukan hasil akhir dengan mempertimbangkan konsistensi kemampuan, keterampilan, kreativitas, ketepatan, dan kekompakan regu.

Hasil akhir kategori putra menempatkan Regu Garuda dari SMP Negeri 8 Pasuruan, Kwartir Ranting Purworejo, sebagai Juara I dengan 39 poin. Juara II diraih Regu Elang dari SMP Negeri 9 Pasuruan dengan 34 poin, sedangkan Juara III diraih Regu Garuda dari SRT 2 Pasuruan dengan 26 poin. Untuk kategori putri, Juara I diraih Regu Mawar dari SMP Negeri 1 Pasuruan dengan 59 poin, disusul Regu Lily dari SMP Negeri 9 Pasuruan dengan 28 poin dan Regu Tulip dari MTs Negeri Pasuruan dengan 24 poin.

Kegiatan LT-III menjadi bagian dari pembinaan Pramuka Penggalang yang memberikan pengalaman kepada peserta untuk menerapkan keterampilan, melatih kemandirian, membangun kekompakan, dan mengembangkan kreativitas. Regu Juara I putra dan putri selanjutnya akan mewakili Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pasuruan pada Lomba Tingkat IV (LT-IV) Jawa Timur. Selain menjadi pengalaman berkompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja sama yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Pewarta : Moh. Syukron Makmun

Pusdatin Kwarda Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *