1-3 Juli, Grand Final Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019 di Pintu Langit

Date:

Grand Final Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019 akan digelar mulai Senin 1 Juli hingga Rabu, 3 Juli 2019 di Area Wisata Halal Ngopi Bareng Pintu Langit, Dusun Jeruk, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. 

44 orang finalis akan hadir pada kegiatan puncak dari pelaksanaan bakti pengecatan yang sebelumnya digelar di 11 kota.kabupaten tersebar di seluruh Jawa Timur itu. Mereka adalah para para pemenang festival kecerdasar dari setiap zona pelaksanaan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019.

Selama 3 hari, 44 orang finalis itu dijadwalkan mengikuti beragam kegiatan. Diantaranya pengembangan kepemimpinan diri dan bisnis, creative content, pameran karya teknologi tepat guna, hiburan musik dan juga presentasi karya tulis ilmiah bertema teknologi tepat guna.  

Pada Grand Final Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019 ini akan dipilih 16 orang terbaik yang akan melakukan kunjungan ke negara Maly dan Singapura. Sisanya, 28 orang finalis, akan mendapatkan kesempatan berkunjung ke Yogyakarta.

Peserta Grand Final Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019 adalah Kurnia Tegar (Magetan), Yoga Pangestu (Pacitan), Aulia Agista Nep (Magetan), Uswatun Hasahan (Pacitan), Anhaq Novryan Prasasti (Sidoarjo), Ali Syafa’at (Gresik), Maulida Muhadin (Kabupaten Mojokerto), dan Putri Rahayu Ningsih (Sidoarjo).

Peserta lainnya adalah Wendik Setiawan (Tulungagung), Hefrindra Ata W (Trenggalek), Yuliasih (Tulungagung) dan Sarirotul Luklu’il (Tulungagung), Iqbal Fauzan Febriansyah (Kabupaten Blitar), M Nur Avianto (Kota Malang), Alya Rizki Vinaima (Kabupaten Blitar), dan Lathifatul Makrufa (Kabupaten Malang).

Peserta lainnya adalah Muhammad Adi Saputra (Kota Blitar), Irfannanda Dimas Alansyah (Kota Blitar), Riza Farizaha (Kota Kediri), Afrina Nurlaili H (Kota Blitar), Muhammad Dinar Sulayman (Kota Pasuruan), Mohammad Sobirin (Kabupaten Pasuruan), Gwantika Aransia Fitriana (Kota Pasuruan) dan Putri Nur Qomariyah (Kabupaten Pasuruan).

Selanjutnya ada Binar A’ian Chariza (Nganjuk), Ari Bagus Firmansyah (Kabupaten Madiun), Nastadia NW (Kota Madiun), Novia Mar’atus Shole (Nganjuk), Moch Alfa Alfiansyah (Kabupaten Probolinggo), Sofyan Mardiyanto (Kota Probolinggo), Herlin Oktavia Rosalina (Kota Probolinggo) dan Vina Roaziah (Kabupaten Probolinggo).

Ada juga Mochammad Fajar Ego F (Bojonegoro), Oki Bima Ari Firmansyah (Ngawi), Ridha Dewi Masithoh (Lamongan), Tazkia Aulia H (Ngawi), Muhammad Vikar Kuncoro (Banyuwangi), Ahmad Ridwan Arifandi (Situbondo), Medita Triwarsa Sapta P (Jember), Siti Nor Halisa (Lumajang), Mohammad Raichan Manav H (Pamekasan), Mashendra (Sumenep), Zahroh Suilah (Sampang) dan Adinda Hafita Dewi (Pamekasan).

Pewarta: Mochamad Zamroni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

“Menanam Jeruk, Memetik Kemandirian: Harjito sebagai Pelatih Pembina Pramuka Penggerak Ketahanan Pangan”

“Keberhasilan membutuhkan keuletan, keyakinan, dan keberanian membaca peluang. Setiap...

Kolaborasi TNI AU, PT SGN, APTRI, dan Kwarda Pramuka Jatim Perkuat Langkah Menuju Swasembada Gula Nasional

Jember – Semangat kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional...

Pelatih Sejati Itu Seperti Bumi.”Diam Menopang, Sunyi Menumbuhkan, dan Tetap Memberi Manfaat bagi Kaderisasi Pramuka”

Oleh: Kak Dr. H. Jainudin, M.SiKapusdiklatda ARGASONYAKwartir Daerah Jawa...

Energi Besar Itu Bernama Pelatih Pembina Pramuka

Gerakan Pramuka tidak hanya hidup karena struktur, seragam, atau...