HARI KEDUA KEMAH BESAR PANDU MA’ARIF NU GRESIK, TANAM 200 BIBIT POHON DAN GELAR BERAGAM KEGIATAN EDUKATIFGresik, 31 Oktober 2026 – Memasuki hari kedua pelaksanaan Kemah Besar Pandu Ma’arif NU Cabang Gresik 2026, peserta didik diajak menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon di wilayah Universitas Sunan Giri.
Dalam kegiatan penghijauan tersebut, sekitar 200 bibit pohon buah ditanam dengan melibatkan 200 gugusdepan. Jenis bibit yang ditanam meliputi mangga, jambu biji, jambu air, dan keres. Selain menjadi upaya penghijauan untuk membantu mengurangi polusi dan menjaga kelestarian lingkungan, penanaman ini juga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang. Kelak, pohon-pohon tersebut dapat tumbuh dan menghasilkan buah yang bisa dinikmati bersama.
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi peserta didik bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga menanamkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap alam. Melalui penanaman pohon, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai kepramukaan.
Pada waktu yang bersamaan, kegiatan Kemah Besar juga diisi dengan berbagai forum dan materi edukatif, di antaranya Forum Pandu Ma’arif, pengenalan AD/ART Gerakan Pramuka, ketahanan pangan, serta pengenalan Satuan Karya (SAKA). Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan, dan membekali peserta dengan pengalaman kepramukaan yang lebih beragam.
Masih dalam momentum peringatan Hari Santri, pada sore harinya peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan ziarah muasis ke makam Mbah Faqih Maskumambang yang berada di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini direncanakan melibatkan sekitar 400 peserta sebagai bentuk penghormatan, mengenang perjuangan, serta meneladani jasa para ulama dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman dan pendidikan.
Kemah Besar Pandu Ma’arif NU Cabang Gresik 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 1 November 2026. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang berjiwa religius, berwawasan kebangsaan, peduli lingkungan, serta memiliki semangat pengabdian. (Nirafiyatur Risa)
Pusdatin Kwarda Jatim