JOMBANG (21/10) — Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur terus mengukuhkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya tangguh secara karakter, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Upaya strategis ini diwujudkan melalui pembekalan materi bertajuk “Pramuka Produktif” yang disampaikan langsung oleh Andalan Daerah Urusan Usaha Kwarda Jatim sekaligus Founder & Group CEO Baba Rafi Enterprise, Kak Hendy Setiono.
Dalam pemaparannya yang mengusung tema “The Hustle to Scale: Think Big, Start Small, Scale Smart”, Kak Hendy Setiono menekankan bahwa anggota Gerakan Pramuka memiliki modal kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan yang sangat relevan untuk diterapkan dalam dunia kewirausahaan (entrepreneurship). Menurutnya, Pramuka di era modern harus mampu bertransformasi menjadi sosok yang produktif dan menciptakan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

“Anggota Pramuka tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan zaman. Melalui semangat Pramuka Produktif, adik-adik dan kakak-kakak sekalian harus berani memiliki mimpi yang besar (Think Big), memulainya dari langkah kecil yang nyata (Start Small), serta cermat dalam mengembangkan potensi usaha secara terukur (Scale Smart),” ujar Kak Hendy Setiono di hadapan para peserta.
Sebagai sosok di balik kesuksesan Baba Rafi Enterprise dan pionir waralaba (franchise) kebab di Indonesia, Kak Hendy membagikan perjalanan inspiratifnya dalam membangun bisnis dari nol hingga berhasil tumbuh bersama di berbagai kota dan negara. Berawal dari pendirian Kebab Turki Baba Rafi pada tahun 2003, kini jaringan usahanya telah berkembang pesat mencapai lebih dari 1.300 gerai (outlet) yang tersebar di seluruh Indonesia dan merambah ke 10 negara, di antaranya Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, Tiongkok, India, Sri Lanka, Bangladesh, hingga Belanda.
Lebih lanjut, Kak Hendy menjelaskan bahwa kunci dari produktivitas dan keberlanjutan sebuah usaha terletak pada kemampuan beradaptasi dan berinovasi membaca peluang pasar. Hal tersebut dibuktikan melalui keberhasilannya mengembangkan berbagai lini bisnis di bawah naungan Baba Rafi Enterprise, antara lain:
- Container Kebab by Baba Rafi yang didirikan pada tahun 2018 dan telah memiliki lebih dari 100 outlet.
- Foresthree Coffee yang berdiri pada tahun 2018 dengan jaringan kurang lebih 80 outlet di seluruh Indonesia.
- Ngikan yang didirikan pada tahun 2019 dan menjadi salah satu kuliner favorit masyarakat.
- Nyapii dan Aura Dermatology yang didirikan pada tahun 2020 sebagai wujud diversifikasi usaha yang inovatif.

Selain membagikan strategi praktis dalam merintis bisnis, tokoh wirausaha yang juga aktif berkiprah di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) ini turut mendorong anggota Pramuka Jawa Timur untuk membangun jejaring (networking) yang kuat serta menjaga integritas dalam berusaha, selaras dengan pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
Melalui pembekalan materi Pramuka Produktif ini, Kwarda Jawa Timur berharap dapat melahirkan tunas-tunas wirausahawan muda baru dari rahim Gerakan Pramuka yang mampu membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan roda perekonomian daerah, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.

Pusdatin Kwarda Jatim