JOMBANG (20/10) — Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur kembali meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan mutu tata kelola organisasi dan kualitas pembinaan peserta didik melalui penyelenggaraan Pelatihan Manajemen Satuan Komunitas (SAKO) Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan strategis yang mempertemukan ratusan delegasi ini resmi dibuka melalui upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Jombang, Selasa (20/10/2026).

Pada momentum pembukaan tersebut, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak H. M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL., diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Bela Negara dan Gudep Perguruan Tinggi (Wakil Ketua Kwarda Jatim Bidang Gugus Depan, SAKO, dan Korwil), Kak H. M. Mujtahidur Ridho, M.Si., yang bertindak langsung sebagai Pembina Upacara sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Turut hadir menyemarakkan jalannya upacara pembukaan jajaran pimpinan Kwarda Jatim, di antaranya Sekretaris Kwarda Jatim Kak Bambang Suyanto, S.H., S.Sos., M.Si., Wakil Ketua Kwarda Jatim Bidang Gudep, SAKO, dan Korwil Kak Drs. Mudjib Hasyim, M.Pd.I., serta Wakil Ketua Kwarda Jatim Bidang SAKA dan Pramuka Produktif Kak Dr. H. Basuki Babussalam, S.H., M.H.. Hadir pula para Pimpinan dan Andalan Kwarda Jatim, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jombang, para Ketua Pimpinan SAKO Tingkat Daerah Jawa Timur, serta para Pembina Pendamping.

Libatkan 114 Perwakilan SAKO dan Enam Muatan Strategis

Ketua Pelaksana Pelatihan Manajemen SAKO Jawa Timur Tahun 2026, Kak Iwan Wahyu Widayat, M.Psi., Psikolog. selaku Andalan Daerah Urusan Satuan Komunitas (Andalan SAKO Kwarda Jatim), dalam laporan sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan realisasi program kerja Kwarda Jatim yang didanai melalui Dana Hibah Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur Tahun 2026.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 20 hingga 21 Oktober 2026 ini, diikuti oleh 114 orang peserta yang merupakan representasi dari Satuan Komunitas Pramuka se-Jawa Timur.

“Kegiatan Pelatihan Manajemen SAKO Jawa Timur Tahun 2026 ini dimaksudkan sebagai upaya pengembangan potensi Satuan Komunitas Pramuka di Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pembinaan pada peserta didik, serta meningkatkan kegiatan keterampilan di pangkalan Satuan Komunitas Pramuka se-Jawa Timur,” terang Kak Iwan dalam laporannya.

Guna menjawab tantangan zaman sekaligus menyelaraskan visi organisasi, para peserta dibekali dengan enam muatan materi utama yang komprehensif dan aplikatif:

  • Arah Gerak Kwartir Daerah Jawa Timur Tahun 2026 – 2030
  • Program Prioritas Pramuka Produktif
  • Pengelolaan Manajemen SAKO
  • Pembuatan Video Konten
  • Implementasi Pramuka Produktif
  • Kesehatan Mental

Usung Tiga Pilar Utama: Gotong Royong, Penerapan, dan Pengembangan

Lebih lanjut, Kak Iwan Wahyu Widayat menekankan bahwa ruh dari pembinaan gugus depan dan satuan komunitas pada tahun 2026 ini dikemas ke dalam tiga pilar fundamental yang saling berkesinambungan.

Pertama, Gotong-Royong, di mana kesuksesan kegiatan ini diwujudkan melalui kolaborasi dan kerja sama yang solid antara Kwarda Jawa Timur, Pimpinan SAKO Daerah Jawa Timur, Kwarcab Jombang, jajaran panitia, pembina pendamping, serta seluruh peserta pelatihan.

Kedua, Penerapan, yakni harapan besar agar seluruh muatan materi dalam pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan teknis maupun manajerial peserta untuk diterjemahkan dan diterapkan langsung di pangkalan SAKO masing-masing.

Ketiga, Pengembangan, bahwa hasil dari kawah candradimuka pelatihan ini harus terus dikembangkan dan diimplementasikan secara nyata, mulai dari lingkup diri sendiri, keluarga, lingkungan masyarakat, Gerakan Pramuka, hingga pengabdian kepada negara.

“Besar harapan kami, melalui kegiatan ini, baik itu peserta didik, pembina, maupun panitia mendapatkan hal yang berharga dalam mengembangkan kemampuan diri. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan lancar,” pungkas Kak Iwan sebelum memohon perkenan Kak H. M. Mujtahidur Ridho, M.Si. untuk membuka kegiatan secara resmi.

Dengan dibukanya Pelatihan Manajemen SAKO Jawa Timur Tahun 2026 secara resmi, ratusan penggerak Satuan Komunitas di Jawa Timur ini diharapkan siap menjadi motor penggerak pembaruan manajemen gugus depan yang adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Pusdatin Kwarda Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *