GRESIK , 14 September 2026— Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Pandu Ma’arif NU Cabang Gresik akan menggelar Kemah Besar Pandu Ma’arif NU pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut akan dilaksanakan di Yayasan Sekolah Al-Qur’an Sunanul Muhtadin, Gresik.

Kemah Besar ini tidak hanya menjadi kegiatan perkemahan, tetapi dirancang sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan kepramukaan bagi peserta didik maupun pembina. Peserta kegiatan berasal dari golongan Penggalang tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Penggalang tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Penegak tingkat Madrasah Aliyah (MA).

Berbagai kegiatan akan mewarnai pelaksanaan Kemah Besar, di antaranya pengenalan Pramuka Jurnalistik dan kegiatan ketahanan pangan. Kedua materi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman baru kepada peserta sekaligus menumbuhkan keterampilan, kreativitas, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Tidak hanya peserta didik, kegiatan juga memberikan ruang pengembangan bagi para pembina melalui Karang Pamitran. Forum tersebut menjadi wadah bagi pembina untuk saling bertukar pengalaman, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan wawasan dan kemampuan dalam pembinaan kepramukaan.

Selain Karang Pamitran, rangkaian kegiatan juga akan menghadirkan Orientasi Bunda Prasiaga. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam pendampingan pendidikan kepramukaan bagi anak usia Prasiaga.

Ketua panitia Kemah Besar Pandu Ma’arif NU, Kak Moh. Misbahuddin, bersama jajaran panitia tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan agar seluruh rangkaian dapat berjalan tertib, lancar, dan memberikan pengalaman yang bermakna bagi seluruh peserta.

Dengan memadukan kegiatan perkemahan, jurnalistik, ketahanan pangan, Karang Pamitran, dan Orientasi Bunda Prasiaga, Kemah Besar Pandu Ma’arif NU Gresik diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan kepramukaan di lingkungan Ma’arif NU sekaligus mempererat persaudaraan antaranggota dan pembina.

Jurnalis : Nirafiyatur Risa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *