SANGKAPURA BAWEAN, Jumat (14/8/2026) – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Sangkapura memperingati Hari Pramuka ke-65 dengan menggelar Apel Besar di Lapangan Sepak Bola Perseda, Dusun Lautsungai, Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut menjadi salah satu agenda utama Kwarran Sangkapura dalam memperingati Hari Pramuka tahun ini.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 mengangkat tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi perhatian dalam sambutan Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Sangkapura, Kak Umar Junid, yang mengajak anggota Pramuka untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu mengambil peran di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kak Umar Junid menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka harus mampu mengikuti perubahan zaman. Menurutnya, Pramuka perlu menjadi organisasi yang modern, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berpegang pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
“Gerakan Pramuka harus terus bertransformasi. Kita harus menjadi organisasi yang modern, relevan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap teguh memegang Dasa Darma dan Tri Satya,” kata Kak Umar Junid dalam sambutannya. Ia menegaskan, Pramuka harus mampu menjadi pelopor perubahan yang profesional di era digital.
Selain soal transformasi organisasi, Kak Umar Junid menyoroti keterlibatan Pramuka dalam mendukung swasembada pangan. Ia menyebut, kepedulian tersebut dapat dimulai dari lingkungan terdekat, antara lain dengan memanfaatkan pekarangan untuk ketahanan pangan, tidak membuang makanan, serta ikut mengenalkan pertanian organik maupun pertanian modern.
Menurutnya, keterlibatan Pramuka dalam mendukung kemandirian pangan tidak terlepas dari upaya menyiapkan generasi penerus bangsa. Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran dalam membentuk generasi yang tangguh secara fisik, cerdas secara intelektual, berakhlak mulia, dan memiliki jiwa patriotik.
Sementara itu, Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Sangkapura, Kak Muhammad Sufyan, mengatakan bahwa agenda Hari Pramuka di wilayahnya tahun ini terdiri atas dua kegiatan. Kedua kegiatan tersebut adalah Apel Besar dan Pesta Siaga.
“Agenda ada dua, yaitu Apel Besar dan Pesta Siaga,” ujar Kak Muhammad Sufyan.
Ia berharap setiap Gugus Depan (Gudep) di wilayah Kwarran Sangkapura dapat ikut mengambil bagian dalam mendukung tema Hari Pramuka tahun ini. Menurutnya, peran tersebut tidak harus selalu dalam bentuk kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari kontribusi kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Kami berharap setiap Gudep bisa berperan aktif sekecil apa pun dalam mendukung program Kwarnas yang menjadi tema Hari Pramuka tahun ini, agar cita-cita bangsa ini terwujud, terciptanya Generasi Emas,” ungkapnya.
Kak Muhammad Sufyan juga memberikan perhatian khusus terhadap kegiatan latihan rutin di masing-masing Gudep. Ia berharap para pembina kembali mengaktifkan latihan mingguan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik.
“Sedikit pesan dari saya secara pribadi agar seluruh Pembina di Kwarran Sangkapura mengaktifkan kembali latihan mingguan, agar pembangunan karakter terhadap peserta didik tercapai dengan baik dengan berpedoman pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” tuturnya.
Menurut Kak Muhammad Sufyan, pembina juga dituntut mampu membawa organisasi mengikuti perkembangan zaman. Hal itu penting karena anggota Pramuka saat ini merupakan generasi yang sangat dekat dengan perkembangan informasi dan teknologi.
“Semoga rekan-rekan Pembina siap dan mampu menggerakkan organisasi ini secara transformatif, relevan, adaptif terhadap perkembangan teknologi. Karena kita saat ini berhadapan dengan generasi yang notabene dekat sekali terhadap perkembangan dunia informasi dan teknologi,” katanya.
Pesan tersebut sejalan dengan materi sambutan Hari Pramuka ke-65 yang menekankan pentingnya Gerakan Pramuka untuk terus bertransformasi tanpa meninggalkan nilai-nilai kepramukaan. Di sisi lain, Pramuka juga didorong mengambil peran dalam mendukung swasembada pangan sebagai bagian dari langkah menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui peringatan Hari Pramuka ke-65, Kwarran Gerakan Pramuka Sangkapura mendorong seluruh Gudep dan pembina untuk kembali menghidupkan kegiatan kepramukaan secara rutin. Pembinaan yang berjalan secara konsisten diharapkan dapat memperkuat karakter peserta didik sekaligus menjaga nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma tetap menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : MOH. ASEP MAULIDI

