Surabaya – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., yang akrab disapa Kak Aries, mengantarkan keberangkatan Kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) Jawa Timur menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada Selasa (4/8/2026).
Selain menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kak Aries juga merupakan Wakil Ketua Bidang Bela Negara dan Gudep Perguruan Tinggi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan sekaligus penyemangat bagi para peserta yang akan mewakili Jawa Timur dalam ajang kepramukaan tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Aries memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka. Ia berpesan agar para peserta memanfaatkan Jambore Nasional sebagai ajang belajar, memperluas persahabatan, serta mengembangkan potensi diri.
Di hadapan para peserta, Kak Aries juga membagikan pengalamannya saat mengikuti Jambore Pramuka di masa muda. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena mengajarkan nilai kemandirian, disiplin, gotong royong, dan kebersamaan. Berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah membuatnya memahami pentingnya toleransi, persaudaraan, serta semangat untuk terus belajar dan berkembang.
“Jambore bukan hanya tentang berkemah, tetapi tentang membangun karakter, belajar hidup mandiri, saling menghargai, dan menjalin persaudaraan. Pengalaman yang saya dapatkan saat mengikuti Jambore hingga kini masih saya rasakan manfaatnya,” ungkap Kak Aries di hadapan para peserta.
Melalui pengalaman tersebut, Kak Aries berharap seluruh peserta Kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus Jawa Timur dapat mengikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat dan percaya diri. Ia juga berpesan agar mereka menjadi duta Jawa Timur yang menunjukkan sikap disiplin, ramah, dan mampu menginspirasi peserta dari seluruh Indonesia.
Keberangkatan kontingen ini menjadi wujud komitmen Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam mendukung pendidikan yang inklusif sekaligus memberikan kesempatan yang setara bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk berkembang, berprestasi, dan menunjukkan semangat kepramukaan di tingkat nasional.
Pusdatin Kwarda Jatim

