Wagub Emil Dardak: Pramuka ‘Wajib’ di Sekolah, Pemerintah Siapkan Langkah Afirmatif di Tengah Tantangan Fiskal

Date:

SURABAYA, Jawa Timur – Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., menegaskan posisi vital Gerakan Pramuka dalam ekosistem pendidikan di Jawa Timur. Hadir mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Jatim 2025, Kak Emil menyampaikan pesan tegas mengenai kebijakan pemerintah provinsi terhadap gerakan kepanduan ini.

Dalam pidato arahannya, Kak Emil menggarisbawahi bahwa keberadaan Pramuka di institusi pendidikan bukan sekadar opsi, melainkan sebuah keharusan yang didukung oleh kebijakan afirmatif pemerintah.

“Itu bisa terwujud karena ada afirmatif, ada afirmasi. Ada langkah afirmatif dari pemerintah bahwa Pramuka itu adalah gerakan yang harus, saya ulangi, harus diikuti oleh setiap insan yang ada di satuan pendidikan,” tegas Kak Emil di hadapan peserta Musda yang berlangsung di Surabaya, Selasa (9/12).

Kak Emil, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Waka Mabida), menyatakan keyakinannya bahwa Gerakan Pramuka akan terus semarak di sekolah-sekolah berkat komitmen besar dari Gubernur Jawa Timur. Namun, sebagai seorang teknokrat, ia juga bersikap realistis terhadap kendala yang dihadapi di lapangan, khususnya terkait anggaran dan sumber daya.

“Tentu pelaksanaannya akan ada tantangan. Karena kita tahu kondisi fiskal, kemudian sensitivitas terkait adanya katakanlah sumber daya-sumber daya yang harus digalang,” ucap Kak Emil secara terbuka.

Kendati demikian, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tidak menyerah pada keadaan. Beliau meyakini bahwa solusi atas keterbatasan tersebut terletak pada kekuatan jejaring dan komunikasi.

“Tapi mari kita optimis, Insyaallah dengan komunikasi, dengan kolaborasi, kita bisa menyelesaikan tantangan-tantangan tersebut,” ujarnya memberikan dorongan moral.

Emil Dardak hadir mewakili Gubernur Jawa Timur dalam Musda Pramuka 2025

Dalam kesempatan tersebut, Kak Emil juga memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur di bawah kepemimpinan Kak Arum Sabil. Ia menilai keberhasilan Kwarda Jatim menjadi Kwarda Tergiat di tingkat nasional adalah bukti prestasi konkret yang tak terbantahkan.

“Saya rasa sudah tergambarkan dengan jelas bagaimana prestasi konkret yang telah dicapai oleh Kwarda Jawa Timur hingga berhasil menjadi tergiat di tingkat nasional,” kata Kak Emil.

Kehadiran Kak Emil Dardak memberikan warna tersendiri dalam Musda kali ini. Wakil Ketua Kwarnas, Prof. Asrorun Niam, bahkan secara khusus menyebut Emil sebagai sosok yang membawa “semangat akademiah” ke dalam forum. Prof. Niam juga menyebut Kak Emil sebagai seorang teknokrat, sehingga pantun yang disajikannya pun harus bernuansa ilmiah.

Menutup sambutannya, Kak Emil tidak lupa melontarkan pantun yang berisi pesan politik kebangsaan yang elegan untuk jalannya musyawarah.

“Gerakan Pramuka kebanggaan Jawa Timur! Isinya penuh dengan insan yang berbakat! Untuk Ketua Daerah Gerakan Pramuka Kwarda Jawa Timur, utamakanlah musyawarah untuk mufakat!” pungkas Kak Emil yang disambut riuh tepuk tangan peserta.

Pesan ini menjadi penanda penting bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung penuh proses demokrasi di tubuh Pramuka yang mengedepankan persatuan dan kesepakatan bersama.

Pusdatin Kwarda Jatim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

395 Siswa Baru Antusias Ikuti MOP SMPN 2 Taman, Api Unggun Jadi Momen Paling Berkesan

Sidoarjo – Sebanyak 395 siswa-siswi kelas VII SMP Negeri...

MATAPMA 2026 MAN 4 Kediri Tanamkan Nilai Tri Satya dan Dasa Dharma untuk Membentuk Generasi Berkarakter

Badas, Kabupaten Kediri– Gugus Depan Gerakan Pramuka MAN 4...

Menata Diri, Menyatukan Keunggulan dalam Tim Pelatih Lintas Generasi

Sebuah tim dapat dihuni oleh banyak pelatih yang cakap,...