SAKOMA Cabang Banyuwangi Gelar Upacara Hari Pramuka ke-65, Gaungkan Pramuka sebagai Gerakan Karakter dan Dorong Pengamalan Nilai Pramuka

Date:

SRONO – Satuan Komunitas Pandu Ma’arif Cabang Banyuwangi menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang diikuti sekitar 1.000 siswa dan pembina dari MI se-Kecamatan Srono, Jumat (14/8/2026), di Lapangan Payaman, Desa Parijatah Wetan, Kecamatan Srono. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menguatkan pendidikan karakter sekaligus mendorong pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

Upacara diikuti siswa-siswi Pramuka Penggalang dan para pembina dari seluruh MI di bawah naungan Satuan Komunitas Ma’arif NU se-Kecamatan Srono. Ribuan peserta memenuhi Lapangan Payaman dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib meski cuaca cukup panas.

Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pemerintah Desa Parijatah Wetan, Puskesmas Parijatah Kulon, Koordinator Bidang SD/MI LP Ma’arif PCNU Banyuwangi, Ketua Satuan Komunitas Ma’arif NU Srono, para kepala MI se-Kecamatan Srono, serta para pembina Pramuka.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 itu tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga diarahkan sebagai ruang penguatan karakter peserta didik. Nilai-nilai kepramukaan diharapkan tumbuh menjadi sikap nyata berupa kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, semangat gotong royong, cinta tanah air, serta kepedulian sosial.

Mabi Sakoma Cabang Banyuwangi, Kak Rofi’udin, menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan harus bermuara pada perubahan perilaku dan karakter peserta didik. “Melalui peringatan Hari Pramuka ini kami berharap anak-anak MI di Srono semakin disiplin, mandiri, dan memiliki karakter kuat sesuai nilai-nilai Pramuka. Pramuka bukan hanya seremonial, tapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rofi’udin.

Pesan tersebut menjadi salah satu titik tekan dalam pelaksanaan kegiatan. Tri Satya dan Dasa Darma tidak hanya diposisikan sebagai teks yang dibaca dalam upacara, melainkan sebagai nilai yang perlu diterapkan dalam lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Upacara Bendera Peringatan Hari Pramuka ke-65. Dalam prosesi tersebut, petugas membacakan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Tri Satya, dan Dasa Darma Pramuka.

Kegiatan juga diisi dengan amanat pembina upacara serta pembacaan Surat Keputusan kepengurusan SAKOMA Srono. Pembacaan kepengurusan tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi dan pembinaan kegiatan kepramukaan di wilayah Kecamatan Srono.

Keterlibatan seluruh MI di bawah Satuan Komunitas Ma’arif NU Srono secara serentak menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan tahun ini. Kehadiran sekitar ribuan peserta menunjukkan besarnya partisipasi lembaga pendidikan Ma’arif dalam menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai salah satu sarana pembentukan karakter peserta didik.

Selain memperkuat jiwa kepramukaan dan semangat kebangsaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang konsolidasi antarlembaga pendidikan. Pertemuan kepala madrasah, pembina, pengurus SAKOMA, dan unsur terkait diharapkan memperkuat koordinasi serta mendorong kegiatan kepramukaan yang lebih aktif dan berkelanjutan di masing-masing madrasah.

Bagi peserta didik, kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan karakter dan kepemimpinan sejak dini. Nilai disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kepedulian, serta semangat kebersamaan diharapkan tidak hanya muncul dalam kegiatan Pramuka, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 mengangkat tema “Pramuka Berkarakter untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut sejalan dengan orientasi kegiatan yang menempatkan pembentukan karakter sebagai salah satu tujuan utama pendidikan kepramukaan.

Kegiatan Hari Pramuka di Srono juga menjadi bagian dari upaya SAKOMA Cabang Banyuwangi dalam memperkuat jejaring pembinaan kepramukaan di lingkungan lembaga pendidikan Ma’arif. Sinergi antara SAKOMA, madrasah, para pembina, serta unsur masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan proses pembinaan peserta didik.

Melalui pelaksanaan Upacara Hari Pramuka ke-65 ini, SAKOMA Cabang Banyuwangi menegaskan kembali pentingnya menjadikan kegiatan Pramuka sebagai gerakan pendidikan karakter. Bukan hanya melalui upacara dan kegiatan formal, tetapi terutama melalui pengamalan nilai-nilai kepramukaan yang hadir dalam sikap, kebiasaan, dan kehidupan sehari-hari peserta didik.

Pusdatin Kwarda Jatim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini


Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

Kwarran Muncar Gelar Renungan dan Ulang Janji, Teguhkan Komitmen Pengabdian Pramuka

MUNCAR – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Muncar menggelar...

Kwarcab Kediri Lantik 1.923 Pramuka Garuda, 6 diantaranya Pramuka Garuda Berkebutuhan Khusus

Kabupaten Kediri – Halaman belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri...

HARI PRAMUKA KE-65, KWARTIR RANTING GERAKAN PRAMUKA SANGKAPURA MANTAPKAN LANGKAH DUKUNG SWASEMBADA PANGAN MENUJU INDONESIA EMAS 2045

SANGKAPURA BAWEAN, Jumat (14/8/2026) - Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan...

Kak Erick Thohir Buka Jamnas XII 2026, Tegaskan Pramuka Jadi Wadah Tumbuh Generasi Muda

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora...