Pembina Berhati Emas

Date:

Pembina pramuka itu hendaklah berhati emas yang disukai oleh semua peserta didik di semua kesempatan dan di segala waktu. Dia dapat memerankan sebagai pembina dan sebagai diri sendiri. Meskipun dari rumah, dia baru saja marah-marah. Saat di lokasi membina, dia riang gembira seakan kemarahannya tidak muncul untuk peserta didiknya. Dia sadar bahwa marah dari rumah tidak perlu diketahui peserta didiknya.

Membina itu suatu panggilan bangsa untuk menyiapkan generasi berikutnya. Peran generasi muda untuk masa depan sangat penting untuk Indonesia. Oleh karena itu, pembina tidak boleh berhati buruk, berhati besi, atau apapun sebutan untuk tidak pantas. Dia harus berhati emas dengan kemilau yang menyejukkan.

Syarat berhati emas adalah (1) mampu membedakan antara tugas membina dan tugas pribadi sebagai manusia, (2) selalu riang gembira dan penuh senyum kepada peserta didik, (3) tidak membentak-bentak, tidak mengeluarkan suara pekak, dan tidak merundung peserta didik dalam situasi apa pun, (4) berkomunikasi dengan tepat, lugas, dan sederhana, (5) berpikirnya berbasis tujuan dan dampak masa depan, (6) menjadi teladan kunci bagi adik-adik dan teman sejawatnya, (7) kreatif dan inovatif dalam kepembinaan.

Pembina berhati emas jauh dari kesombongan. Dia terikat oleh Trisatya dan Dasadarma. Angkuh dan sombong menurutnya adalah penghambat perjalanan ber-Tristya dan Dasadarma. Dia sederhana dan bersahabat.

Baden Powell mengingatkan bahwa kunci bahagia adalah membahagiakan orang lain. Hiroshi Sinya, ahli kesehatan Jepang, mengatakan bahwa umur panjang salah satunya ditentukan oleh perilaku senang dan bahagia. 

Suryomentaram, ahli ilmu jiwa jawa menyebutkan bahwa begja, atau bahagia ditentukan oleh rasa dan jiwa pribadi yang menghormati orang lain. Suryomentaram menyebutnya sebagai manungsa tanpa tenger atau manusia tanpa ciri.

Pembina berhati emas adalah pembina yang bahagia. Dia tidak menuju bahagia tetapi diawali bahagia untuk membina anak muda. Orang harus bahagia dulu dalam menjalani hidup. Bukan menjalani hidup untuk bahagia. Bagi pembina berhati emas, bahagia itu bermula dari diri sendiri, dari hal yang kecil, dan sekarang.

Pembina berhati emas selalu menjaga kebahagiaan bersama adik-adiknya di gugus depan. Dia sadar bahwa gugus depan adalah rumah bahagia. Rumah tempat tumbuh kembang generasi yang harus bahagia. Kepramukaan sumber rasa dan jiwa bahagia. Selamat membina.

Oleh: Kak Suyatno

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini


Share post:

[tds_leads title_text="Subscribe" input_placeholder="Email address" btn_horiz_align="content-horiz-center" pp_checkbox="yes" pp_msg="SSd2ZSUyMHJlYWQlMjBhbmQlMjBhY2NlcHQlMjB0aGUlMjAlM0NhJTIwaHJlZiUzRCUyMiUyMyUyMiUzRVByaXZhY3klMjBQb2xpY3klM0MlMkZhJTNFLg==" f_title_font_family="653" f_title_font_size="eyJhbGwiOiIyNCIsInBvcnRyYWl0IjoiMjAiLCJsYW5kc2NhcGUiOiIyMiJ9" f_title_font_line_height="1" f_title_font_weight="700" f_title_font_spacing="-1" msg_composer="success" display="column" gap="10" input_padd="eyJhbGwiOiIxNXB4IDEwcHgiLCJsYW5kc2NhcGUiOiIxMnB4IDhweCIsInBvcnRyYWl0IjoiMTBweCA2cHgifQ==" input_border="1" btn_text="I want in" btn_tdicon="tdc-font-tdmp tdc-font-tdmp-arrow-right" btn_icon_size="eyJhbGwiOiIxOSIsImxhbmRzY2FwZSI6IjE3IiwicG9ydHJhaXQiOiIxNSJ9" btn_icon_space="eyJhbGwiOiI1IiwicG9ydHJhaXQiOiIzIn0=" btn_radius="3" input_radius="3" f_msg_font_family="653" f_msg_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsInBvcnRyYWl0IjoiMTIifQ==" f_msg_font_weight="600" f_msg_font_line_height="1.4" f_input_font_family="653" f_input_font_size="eyJhbGwiOiIxNCIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEzIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMiJ9" f_input_font_line_height="1.2" f_btn_font_family="653" f_input_font_weight="500" f_btn_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEyIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMSJ9" f_btn_font_line_height="1.2" f_btn_font_weight="700" f_pp_font_family="653" f_pp_font_size="eyJhbGwiOiIxMyIsImxhbmRzY2FwZSI6IjEyIiwicG9ydHJhaXQiOiIxMSJ9" f_pp_font_line_height="1.2" pp_check_color="#000000" pp_check_color_a="#ec3535" pp_check_color_a_h="#c11f1f" f_btn_font_transform="uppercase" tdc_css="eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjQwIiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJsYW5kc2NhcGUiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM1IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJsYW5kc2NhcGVfbWF4X3dpZHRoIjoxMTQwLCJsYW5kc2NhcGVfbWluX3dpZHRoIjoxMDE5LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9" msg_succ_radius="2" btn_bg="#ec3535" btn_bg_h="#c11f1f" title_space="eyJwb3J0cmFpdCI6IjEyIiwibGFuZHNjYXBlIjoiMTQiLCJhbGwiOiIxOCJ9" msg_space="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIwIDAgMTJweCJ9" btn_padd="eyJsYW5kc2NhcGUiOiIxMiIsInBvcnRyYWl0IjoiMTBweCJ9" msg_padd="eyJwb3J0cmFpdCI6IjZweCAxMHB4In0="]

Popular

More like this
Related

Tampil Aktif dan Kreatif, Pramuka Jatim Raih Penghargaan “Media Sosial Teraktif” di Hadapan Tokoh Nasional pada Penutupan Jamnas XII

CIBUBUR, JAKARTA (20/8/2026) — Acara Penutupan Jambore Nasional (Jamnas)...

Momen Bersejarah! Pramuka Jatim Bangga Serahkan Cenderamata kepada Cicit Baden-Powell di Puncak Jamnas XII

CIBUBUR, JAKARTA (20/8/2026) — Pramuka Jawa Timur kembali membuktikan...

Meriahnya Malam Penutupan Jamnas XII: Kak Arumi Bachsin Dampingi Ketua Kwarnas, Pramuka Jatim Sabet Jamnas Award!

CIBUBUR, JAKARTA (20/8/2026) — Gemerlap panggung, gemuruh tepuk tangan,...

Bukti Pramuka Jatim Makin Produktif dan Berprestasi! Penghargaan “Media Sosial Teraktif” Jamnas XII Sukses Dibawa Pulang

CIBUBUR, JAKARTA (20/8/2026) — Pramuka Jawa Timur kembali membuktikan...