SURABAYA — Dewan Kerja Daerah (DKD) Pramuka Jawa Timur Masa Bakti 2025–2030 menggelar tahapan seleksi lanjutan calon anggota Tim Hubungan Masyarakat (Humas) Masa Bakti 2026–2028 pada 21–22 Agustus 2026. Rangkaian seleksi tersebut diikuti peserta yang telah dinyatakan lolos tahap administrasi, dengan tahapan berupa tugas praktik dan wawancara mendalam yang dilaksanakan secara virtual.
Memasuki tahap kedua, para kandidat menghadapi ujian teknis bertajuk Challenge Task. Dalam tahapan ini, peserta ditugaskan membuat video pengenalan identitas sekaligus desain informasi visual secara beruntun. Waktu pengerjaan dibatasi selama 24 jam sejak tugas diumumkan, dengan batas akhir pengumpulan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB. Panitia menerapkan ketentuan disiplin waktu secara ketat sebagai bagian dari penilaian peserta.
Setelah proses verifikasi tugas praktik selesai pada pagi hari, tahapan seleksi dilanjutkan dengan wawancara mendalam pada siang harinya. Sesi wawancara diawali dengan pembukaan pada pukul 13.00 WIB yang wajib diikuti seluruh peserta. Pada kesempatan tersebut, Ketua DKD Jawa Timur memberikan arahan secara langsung terkait prosedur dan mekanisme pelaksanaan wawancara.
Untuk mengefisiensikan waktu, wawancara dilaksanakan melalui dua ruang virtual secara bersamaan pada pukul 13.30–17.00 WIB. Proses tersebut terdiri atas tujuh sesi wawancara dengan durasi masing-masing 30 menit yang diikuti peserta secara bergantian. Ketentuan disiplin waktu kembali diterapkan secara tegas. Peserta yang terlambat tidak mendapatkan tambahan waktu, sehingga keterlambatan akan berdampak langsung pada durasi wawancara yang tersedia.
Rangkaian seleksi selama dua hari tersebut dirancang secara intensif untuk mengukur berbagai aspek kemampuan calon anggota Tim Humas DKD Jawa Timur. Selain kompetensi teknis, peserta juga diuji dalam hal kemampuan mengelola waktu, menyelesaikan tugas dalam tenggat yang ditentukan, berkomunikasi, serta menunjukkan kesiapan mental untuk menjalankan tugas kehumasan.
Melalui tahapan tersebut, DKD Jawa Timur berupaya memastikan calon anggota Tim Humas memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Tim Humas nantinya memiliki peran penting dalam mendukung penyampaian informasi kepramukaan Jawa Timur kepada masyarakat, sekaligus memperkuat publikasi berbagai kegiatan dan program DKD Jawa Timur.
Dalam rekrutmen kali ini, panitia juga menerapkan standar kelulusan atau passing grade yang ketat. Dari ratusan pendaftar pada tahap awal seleksi, hanya belasan kandidat yang berhasil memenuhi nilai batas minimal dan dinyatakan lolos hingga tahap akhir. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya tingkat persaingan dalam proses seleksi sekaligus standar kompetensi yang ditetapkan oleh DKD Jawa Timur.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian seleksi, proses rekrutmen calon anggota Tim Humas DKD Jawa Timur memasuki tahap penetapan peserta yang dinyatakan diterima. Para kandidat terpilih selanjutnya akan menjalankan tugas sesuai dengan bidang dan divisi masing-masing untuk mendukung kerja kehumasan DKD Jawa Timur Masa Bakti 2026–2028. Seleksi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk tim yang profesional, kreatif, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Pusdatin Kwarda Jatim

