Sebanyak 12 Pramuka Penegak dari SMAN 1 Gondangwetan resmi dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda dalam upacara penuh haru yang berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025 di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Prosesi sakral ini dipimpin langsung oleh Kak KH. Shobih, Ketua Kwartir Cabang sekaligus Wakil Bupati Pasuruan, yang memberikan pengukuhan bersama 233 Tunas Muda lainnya—terdiri dari 164 Siaga, 37 Penggalang, dan 32 Penegak.
Sejak pagi, para peserta bersama orang tua telah memenuhi area kegiatan, menciptakan suasana yang tertib dan hangat. Para ibu hadir dengan jubah putih dan hijab hitam, sementara para ayah mengenakan kemeja putih, bawahan hitam, dan kopiah, menampilkan kekompakan serta kebanggaan tersendiri. Upacara dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan prosesi sungkeman, di mana para peserta sungkem di hadapan orang tua mereka. Tangis haru, doa, dan pelukan mengalir menjadi momen yang menggetarkan perasaan seluruh hadirin.
Keikutsertaan SMAN 1 Gondangwetan dalam pengukuhan Pramuka Garuda tahun ini tidak lepas dari arahan sekretaris kegiatan, Kak Ummah, yang menyarankan gugus depan tersebut bergabung dengan Kwarran Nguling. Proses penyaringan peserta berlangsung ketat dan sistematis. Para calon Garuda diwajibkan menuntaskan berbagai SKU dan SKK, mengumpulkan administrasi portofolio, serta mengikuti uji kompetensi sesuai standar Kwarcab.
Tidak berhenti di situ, Pembina SMAN 1 Gondangwetan, Kak Ainul Yakin, memberikan satu syarat tambahan yang dianggap penting sebagai bentuk pembinaan karakter, yaitu wajib mengikuti Lomba Iklim Kwarda Jawa Timur yang berlangsung pada 10–30 November 2025. Lomba yang baru berakhir pada Minggu lalu tersebut mengharuskan peserta melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan. Menurut Kak Ainul, seorang Pramuka Garuda harus menunjukkan kesetiaan, kesiapan, dan kesediaan untuk melakukan hal-hal baik yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Hasilnya, 12 Penegak SMAN 1 Gondangwetan berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian persyaratan dan dinyatakan lulus oleh Kak Ainul Yakin—sebuah pencapaian yang disambut dengan rasa syukur dan bangga dari pihak sekolah maupun orang tua. Kak Ainul menyampaikan bahwa apa yang dilakukan para peserta bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi juga bentuk internalisasi nilai: bahwa menjaga alam adalah bagian dari Dharma yang harus dihidupi, bukan hanya dihafal.
Upacara pengukuhan Pramuka Garuda tahun ini berjalan lancar, khidmat, dan penuh suka cita, menjadi momentum yang memperkuat ikatan antara peserta didik, pembina, dan keluarga. Seluruh pembina berharap para Pramuka Garuda yang baru dikukuhkan dapat terus istiqomah mengamalkan Tri Satya dan Dasa Dharma dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tumbuh menjadi generasi berkarakter kuat dan unggul, siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Penulis: KAK AINUL YAKIN
