SURABAYA, Indonesia (18/10) – ​Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur resmi menutup rangkaian kegiatan luring JOTA-JOTI 2026 pada hari Minggu, 18 Oktober 2026. Apel penutupan ini berlangsung di lapangan utama Markas Kwarda Jawa Timur, Kota Surabaya.

​Rangkaian acara luring ini berjalan selama tiga hari, terhitung sejak Jumat, 16 Oktober 2026. Sebelum pertemuan tatap muka, panitia juga menyelenggarakan sesi Pra JOTA-JOTI secara daring pada 12 hingga 14 Oktober 2026 yang menjaring partisipasi 1.211 anggota Pramuka se-Jawa Timur.

​Untuk kegiatan luring di Surabaya, Kwarda Jawa Timur menghadirkan 76 perwakilan pandu pilihan. Mereka adalah delegasi resmi yang diutus dari berbagai Kwartir Cabang kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk mengikuti pelatihan komunikasi radio dan internet.

​Wakil Ketua ORARI Daerah Jawa Timur, Kak HM. Muchlis FS, memimpin langsung jalannya apel penutupan. Dalam prosesi tersebut, beliau memberikan pengarahan sekaligus mengevaluasi hasil praktik komunikasi peserta selama tiga hari.

​Kak Muchlis menegaskan bahwa kerja sama antara Pramuka dan ORARI tidak berakhir pada hari Minggu tersebut. “Teruslah belajar dan asah kemampuan yang sudah didapatkan selama kegiatan ini, ORARI Daerah Jawa Timur akan senantiasa hadir untuk mendampingi, memfasilitasi, dan mendukung inovasi Pramuka Jawa Timur ke depannya,” ucap beliau mengutip naskah sambutan resmi. Cr: Muh. Vika Syauqy.

​Hadir pula di barisan pimpinan, Bendahara Kwarda Jawa Timur, Kak Adie Kurniawan, S.E., M.M. Kehadirannya bertujuan untuk memantau hasil kegiatan sekaligus memberikan arahan strategis kepada 76 peserta luring.
​Kak Adie Kurniawan memberikan target operasional baru bagi para perwakilan Kwartir Cabang.

Beliau meminta peserta untuk mengaplikasikan ilmu teknis mereka dengan menyelenggarakan kegiatan JOTA-JOTI secara mandiri di wilayah masing-masing pada tahun 2027 mendatang.

​Tantangan penyelenggaraan mandiri ini dibuat untuk memperbanyak titik stasiun radio amatir Pramuka di Jawa Timur. Kwarda Jawa Timur menargetkan agar akses edukasi komunikasi radio tahun depan bisa menjangkau anggota Pramuka yang lebih merata di tingkat cabang.

Pusdatin Kwarda Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *