GRESIK 24 oktober 2026— Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gresik berlangsung pada Jumat–Sabtu, 23–24 Oktober 2026, di Gedung Pramuka Kwarcab Gresik. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan potensi, menampilkan kreativitas, serta mempererat persaudaraan melalui kegiatan kepramukaan.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Kwarcab Gresik, Kak Siti Mashitoh selaku Sekretaris II, serta Andalan Kwarcab Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda) dan Andalan Kwarcab Bidang Pramuka Berkebutuhan Khusus. Pesan dan apresiasi disampaikan oleh Kak Yusuf Wibisono yang mengungkapkan rasa salut kepada adik-adik Pramuka berkebutuhan khusus atas semangat luar biasa yang mereka tunjukkan.

Dalam pesannya, Kak Yusuf menyampaikan apresiasi kepada para pembina di gugus depan dan Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) yang senantiasa memberikan dukungan kepada peserta. Ia juga mengapresiasi semangat adik-adik PBK yang mampu melewati berbagai tantangan bersama tanpa mengeluh.

Kemandirian adik-adik Pramuka Berkebutuhan Khusus dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan menjadi hal yang membanggakan. Semangat mereka dalam menghadapi tantangan menghadirkan energi positif bagi semua pihak, baik panitia maupun sesama anggota Pramuka. Keteguhan dan keceriaan mereka menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan inspirasi bagi orang lain.

Semangat tersebut sejalan dengan motto Gerakan Pramuka, “Ikhlas Bakti Bina Bangsa, Berbudi Bawa Laksana.” Nilai ini menjadi pengingat bahwa pengabdian dalam kepramukaan membutuhkan ketulusan, keteguhan, serta kemauan untuk terus berbuat baik bagi sesama.

Suasana perkemahan semakin meriah saat seluruh peserta menampilkan pentas seni terbaik mereka. Beragam pertunjukan disuguhkan, mulai dari tari-tarian hingga bermain organ sambil bernyanyi. Setiap penampilan menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengekspresikan diri, menunjukkan bakat, dan memperoleh apresiasi dari seluruh hadirin.

Perkemahan PBK ini menunjukkan bahwa setiap Pramuka memiliki potensi yang layak mendapatkan ruang untuk berkembang. Dukungan pembina, Kamabigus, dan seluruh unsur Gerakan Pramuka menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, sehingga adik-adik Pramuka berkebutuhan khusus dapat berkarya, membangun kepercayaan diri, dan merasakan persaudaraan dalam keluarga besar Gerakan Pramuka.

Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan pengabdian diharapkan terus tumbuh. Lebih dari sekadar menampilkan kemampuan, perkemahan ini menjadi bukti bahwa dengan dukungan dan kesempatan yang tepat, setiap anak dapat menghadapi tantangan, mengembangkan potensi, serta menginspirasi orang-orang di sekitarnya.

Jurnalis: Nirafiyatur Risa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *