Probolinggo – Semangat Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia sebagai implementasi Dasa Darma Pramuka kembali diwujudkan Kwarda Jawa Timur. Melalui Festival Mangrove Jawa Timur, Gerakan Pramuka hadir langsung menjaga pesisir di Bee Jay Bakau Resort (BJBR) Kota Probolinggo, Selasa (3/11/2026).
Festival yang menjadi agenda strategis Pemprov Jatim ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Ibu Dr. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., didampingi jajaran Forkopimda dan Kepala OPD Provinsi Jawa Timur. Sekitar 400 peserta dari berbagai unsur turut menyemarakkan kegiatan. Suasana semakin istimewa dengan kehadiran bintang tamu Kaka Slank dan tim yang menyuarakan pesan pelestarian lingkungan melalui musik.
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur hadir dengan mengerahkan 30 anggota Saka Wanabakti Probolinggo. Mereka terlibat aktif dalam aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir BJBR. Kehadiran Pramuka diwakili oleh Bendahara Kwarda Jatim, Kak Adie Kurniawan yang hadir mewakili Ketua Kwarda Jatim, Kak H. M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL.
Keterlibatan ini adalah implementasi nyata dari Tri Satya, yakni menjalankan kewajiban terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila, serta menepati Dasa Darma, terutama poin kedua Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia dan poin kesepuluh Suci dalam Pikiran, Perkataan dan Perbuatan.
Bagi Gerakan Pramuka, menanam mangrove bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam harapan, menjaga keseimbangan ekosistem, dan menjalankan tanggung jawab moral untuk bumi yang lestari.
Rangkaian Festival Mangrove berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, mulai dari riding Vespa bersama Gubernur, pemberian penghargaan kepada pegiat lingkungan dan kehutanan inspiratif, penanaman mangrove massal, pelepasliaran kepiting bakau dan puluhan burung kuntul hitam, hingga bazar UMKM yang memberdayakan ekonomi masyarakat pesisir.
Sinergi Kwarda Jatim dan Pemprov Jatim ini menjadi bukti bahwa gerakan kepanduan selalu berada di garda terdepan mendukung program Jatim Hijau. Diharapkan, aksi yang dilakukan Saka Wanabakti dapat menular dan menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus bergerak menjaga mangrove sebagai benteng alami pesisir dan warisan untuk masa depan.
Pusdatin Kwarda Jatim