Pramuka Jatim Deklarasikan Gerakan “Gunakan Tumbler dan Anti Sedotan Plastik”

Date:

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jatim Kak Saifullah Yusuf mendeklarasikan gerakan “Pramuka Jatim Menggunakan Tumbler dan Anti Sedotan Plastik”. Deklarasi itu dilakukan bersama 195 pimpinan Pramuka kabupaten/kota se-Jawa Timur pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Jatim di Hotel Utami Juanda, Sidoarjo, Kamis (31/1/2019).

Dalam deklarasi ini, peserta Rakerda Pramuka Jatim mengangkat tumbler, atau botol minum yang bisa digunakan berulang kali. Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Jatim Kak Saifullah Yusuf mengatakan gerakan yang dilakukan itu tidaklah hanya berhenti pada saat deklarasi ini saja, melainkan juga harus ditindaklanjuti dalam keseharian.

“Saya harapkan ini bisa menjadi gaya hidup semua anggota Pramuka, khususnya Pramuka Jatim. Jadi kalau rapat sudah tidak lagi ada air mineral kemasan plastik sekali pakai di meja. Cukup sediakan galon dan isi sendiri-sendiri. Tumblernya bawa sendiri-sendiri,” kata Kak Saifullah Yusuf, yang mengaku telah membiasakan membawa tumbler ini.

Ketua Kwarda Jatim yang akrab dengan panggulan Gus Ipul menjelaskan bahwa sampah plastik telah mengancam kehidupan makhluk hidup di muka bumi ini. “Belum lama ini ada ikan paus mati karena di dalam perutnya banyak sampah plastik,” kata Kak Saifullah Yusuf. Pramuka Jatim dalam berkegiatan di ruang tertutup maupun terbuka diharapkan bijak dalam menggunakan plastik khususnya yang sekali pakai.

“Dengan pencanangan ini, seluruh anggota Pramuka Jatim untuk senantiasa menghindari penggunaan kemasan minuman sekali pakai dalam setiap kegiatan dan kegiatan sehari-hari sebagai implementasi Darma Kedua Pramuka, yaitu Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia,” kata Gus Ipul sapaan akrabnya.

Andalan Daerah Urusan Lingkungan Kwarda Jatim Kak Mochamad Zamroni berharap dengan deklarasi ini Pramuka Jatim memiliki peran lebih nyata dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

“Sedotan plastik dan gelas/botol plastik kemasan minuman sekali pakai biasanya digunakan beberapa menit saja. Setelah minumannya habis, plastik itu menjadi sampah dan akan awet hingga ratusan tahun,” terang Kak Zamroni.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

MATAPMA 2026 MAN 4 Kediri Tanamkan Nilai Tri Satya dan Dasa Dharma untuk Membentuk Generasi Berkarakter

Badas, Kabupaten Kediri– Gugus Depan Gerakan Pramuka MAN 4...

Menata Diri, Menyatukan Keunggulan dalam Tim Pelatih Lintas Generasi

Sebuah tim dapat dihuni oleh banyak pelatih yang cakap,...

Menanam Kesabaran, Memanen Kehidupan: Muchtar Sundono dan Dunia Pertanian

“Bertani membutuhkan kesabaran, keuletan, kedisiplinan, dan mental yang kuat....

Perkuat Sinergi, Kwarda Jatim dan KPH Malang Matangkan Rencana Pengembangan Bumi Perkemahan

MALANG – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur...