SITUBONDO — Gelora semangat membumbung tinggi di SMAN 1 Panarukan Situbondo pada 16–17 Oktober 2026. Ratusan anggota Pramuka berkumpul dalam gelaran tahunan Jamboree on the Air (JOTA) dan Jamboree on the Internet (JOTI) 2026. Ajang internasional ini menjadi wadah berinteraksi, bertukar cerita, serta membangun koneksi lintas daerah dan negara melalui jaringan radio amatir maupun internet.

Momen berkesan mengawali kegiatan saat Kak Ulfiyah, Ketua Kwarcab Situbondo, mengikuti prosesi roll call pembukaan Kwarda Jatim. Dalam laporan udara tersebut, disampaikan callsign resmi JOTA Kwarcab Situbondo yaitu YH3AMJ, di bawah pengawalan penanggung jawab stasiun Kak Cung Wagiyono (YB3PMK). Dilaporkan pula sebanyak 150 peserta antusias dari unsur Gugus Depan (Gudep) serta Dewan Kerja Ranting (DKR) telah siap mengudara langsung dari lokasi kegiatan.

Suasana makin khidmat saat upacara pembukaan berlangsung di area terbuka. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Kwarcab Situbondo seperti Ketua Harian, Bendahara, dan Ancab T/D. Turut hadir pula para undangan kehormatan dari Pengurus ORARI Situbondo Kementerian Agama (Kemenag) Situbondo, Kacabdin Pendidikan Wilayah Bondowoso, serta Kepala SMAN 1 Panarukan yang bertindak sebagai tuan rumah.

Dalam sambutannya, Kak Ulfi menyampaikan pesan mendalam bagi para generasi muda. Beliau menekankan agar para peserta menjadi anggota Pramuka yang selalu berbakti kepada bangsa, negara, orang tua, dan guru. Kak Ulfi juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi anggota Gerakan Pramuka secara nasional maupun internasional.

Melalui momen ini, peserta dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi serta penguasaan teknologi yang sangat diperlukan dalam pembentukan keterampilan dan karakter guna menyiapkan kader-kader penerus bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan dua hari ini, terdapat tiga tujuan utama yang ingin diraih yaitu meningkatkan Keterampilan Komunikasi: Peserta belajar langsung teknik mengoperasikan perangkat radio amatir dan memanfaatkan jaringan internet secara optimal, membentuk Etika Berkomunikasi: Melatih peserta agar senantiasa bertutur kata yang baik, sopan, santun, serta bertanggung jawab saat berinteraksi di frekuensi udara maupun ruang digital.

Memperluas Wawasan Teknologi: Mengenalkan perkembangan teknologi komunikasi terkini agar Pramuka Situbondo makin melek digital dan siap bersaing.

Didampingi para pembina dan tim teknis dari ORARI, para peserta bergantian mencoba memancar di frekuensi radio. serta berselancar di platform digital. Pengalaman langsung ini memberikan sensasi tersendiri yang seru sekaligus edukatif.

Gelaran JOTA-JOTI 2026 ini membuktikan bahwa anggota Pramuka Situbondo tidak hanya sigap di alam terbuka, tetapi juga cerdas, santun, dan mahir menguasai teknologi di era global, Kegiatan ini berhasil karena support dari ketua dan Pengurus ORARI Situbondo. (Ibnu Soeko Dwi Premono)

Pusdatin Kwarda Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *