GRESIK – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gresik menyelenggarakan Karang Pamitran pada Jumat, 16 Oktober 2026, di Gedung Kwarcab Gresik. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas pembina, menyelaraskan visi dan misi, serta meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi dan pembinaan peserta didik di gugus depan.
Dalam sambutannya, Kak Yudi selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Waka Binawasa) menekankan pentingnya mempertajam visi dan misi agar pelaksanaan program kepramukaan berjalan selaras dengan arah organisasi. Penguatan administrasi gugus depan, jurnalistik, optimalisasi pembinaan Pramuka Garuda, workshop pengelolaan kwartir, hingga tata cara penulisan surat menjadi bagian penting dalam meningkatkan profesionalitas pengelolaan Gerakan Pramuka.
Sementara itu, Kak Nazar Rusli menyampaikan laporan bahwa Karang Pamitran diikuti oleh 15 kwartir ranting (Kwarran), dengan masing-masing mengirimkan empat orang pengurus. Peserta berasal dari unsur pembina gugus depan, pembina Satuan Komunitas (SAKO), dan pembina Satuan Karya Pramuka (SAKA). Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperkuat koordinasi antarkwartir dalam mengembangkan pembinaan kepramukaan.
Materi pertama disampaikan oleh Kak Siswo Irdiwanto selaku Sekretaris Kwarcab Gresik, mengenai kebijakan dan arah strategis Kwarcab Gerakan Pramuka. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta tentang arah organisasi dan pentingnya menyelaraskan program kerja agar pelaksanaan kegiatan kepramukaan di setiap tingkatan dapat berjalan lebih terarah.
Penguatan kapasitas pembina juga menyentuh aspek jurnalistik dan pengelolaan media sosial. Materi ini disampaikan oleh Kak Nirafiyatur Risa, Andalan Kwarcab Gresik Bidang Humas. Ia menekankan bahwa optimalisasi media sosial Kwarran sangat penting di era digital. Setiap kegiatan kepramukaan memiliki cerita, nilai, dan manfaat yang layak diketahui masyarakat. Karena itu, kegiatan perlu didokumentasikan, ditulis menjadi berita yang informatif dan inspiratif, kemudian dipublikasikan melalui media sosial maupun saluran informasi lainnya.
Melalui materi tersebut, para pembina diharapkan tidak hanya mampu menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga menceritakan proses dan hasilnya kepada masyarakat. Publikasi yang baik menjadi bagian dari upaya membangun citra positif Gerakan Pramuka, memperluas jangkauan informasi, serta menunjukkan bahwa Pramuka terus bergerak melalui kegiatan yang nyata dan bermanfaat.
Pesan tentang pentingnya pembinaan peserta didik juga ditekankan oleh Kak Yusuf Wibisono. Ia mengajak para pembina agar bersungguh-sungguh mengantarkan anggota Pramuka di gugus depan masing-masing untuk mencapai Pramuka Garuda. Pembinaan tidak cukup hanya dengan melaksanakan kegiatan rutin, tetapi perlu disertai pendampingan, motivasi, dan kesempatan bagi peserta didik untuk berkembang. Sebagaimana tanaman membutuhkan asupan yang tepat agar tumbuh subur, peserta didik pun membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan agar mampu mencapai potensi terbaiknya.
Melalui Karang Pamitran ini, Kwarcab Gresik mendorong para pembina untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat administrasi, mengoptimalkan publikasi kegiatan, serta menghadirkan pembinaan yang berkualitas. Dengan visi yang selaras, kolaborasi yang kuat, dan pendampingan yang berkesinambungan, Gerakan Pramuka diharapkan semakin berkembang dan mampu mengantarkan lebih banyak peserta didik menjadi Pramuka Garuda. (Nirafiyatur Risa.)
Pusdatin Kwarda Jatim