Malang – Kwartir Cabang (Kwarcab) Malang menyelenggarakan kegiatan Dianpinsat dan Jamboree On The Air (JOTA) ke-89 serta Jamboree On The Internet (JOTI) ke-47 Tahun 2026 pada Jumat–Minggu (16–18/10/2026), di SMK Negeri 1 Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti 600 anggota Pramuka, terdiri atas 300 Pramuka Penggalang yang mengikuti JOTA-JOTI dan 300 Pramuka Penegak yang mengikuti rangkaian Dianpinsat dan JOTA-JOTI. Kegiatan tersebut bertujuan mengembangkan keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi melalui pemanfaatan teknologi.

Penyelenggaraan kegiatan dikoordinasikan oleh Kwarcab Malang dengan Dewan Kerja Cabang (DKC) Malang sebagai tim pelaksana. Pembukaan kegiatan dipimpin oleh Ketua Kwarcab Malang, Kak Amarta Faza, S.T., M.Sos., yang bertindak sebagai pembina upacara. Selama kegiatan berlangsung, peserta juga mendapatkan pendampingan dari Andalan Cabang Urusan Pembina Pramuka Penegak, Kak Gunawan, S.Pd., dan Kak Shanti, S.Kom., untuk mendukung pelaksanaan pembinaan sesuai dengan rangkaian kegiatan.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu pada 16–17/10/2026 dan 17–18/10/2026, dengan memadukan pembelajaran komunikasi dan keterampilan lapangan. Melalui Jamboree On The Air (JOTA), peserta berkesempatan mengenal serta mempraktikkan komunikasi menggunakan radio amatir dengan dukungan ORARI Lokal Kanjuruhan Malang. Sementara itu, Jamboree On The Internet (JOTI) menjadi sarana komunikasi berbasis internet yang memungkinkan peserta berinteraksi dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah.

Interaksi lintas daerah juga diwujudkan melalui kegiatan permainan daring bersama atau mabar yang melibatkan Dewan Kerja Cabang Cianjur. Melalui aktivitas tersebut, peserta dari Kabupaten Malang dan Cianjur berkomunikasi menggunakan media digital sekaligus membangun persaudaraan meskipun berada di wilayah berbeda. Kegiatan ini memberikan pengalaman kepada peserta dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana interaksi positif dan memperluas jejaring pertemanan antaranggota Pramuka.

Selain praktik komunikasi, peserta memperoleh edukasi literasi digital bersama Duta GenRe Kabupaten Malang. Materi yang diberikan meliputi penggunaan media sosial secara bijak, perlindungan data pribadi, serta pentingnya menjaga privasi ketika beraktivitas di internet. Pembekalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta dalam menggunakan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab.

Khusus bagi Pramuka Penegak, rangkaian Dianpinsat dilengkapi dengan materi dan praktik untuk mengembangkan kepemimpinan serta keterampilan lapangan. Materi tersebut mencakup rappelling, survival, navigasi darat, pole mapping, administrasi pos, kemabinaan, dan manajemen risiko. Melalui pembelajaran tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemandirian, kedisiplinan, kemampuan mengambil keputusan, serta kerja sama dalam menghadapi tantangan.

Rangkaian Dianpinsat dan JOTA-JOTI Tahun 2026 ditutup oleh Ketua Harian Kwarcab Malang, Kak Trisno Widodo, S.Pd. Kegiatan ini menjadi upaya Kwarcab Malang memadukan pembinaan kepemimpinan, keterampilan kepramukaan, komunikasi radio, dan literasi digital dalam satu rangkaian pembelajaran. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan kepramukaan serta mendorong anggota Pramuka menjadi generasi muda yang mandiri, terampil, mampu bekerja sama, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. (Moh. Syukron Makmun)

Pusdatin Kwarda Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *