Bakti Pramuka Kwarran Srono Berikan Bantuan Pasca Angin Puting Beliung di Desa Parijatah Wetan dan Desa Wonosbo Kecamatan Srono

Date:

Srono Banyuwangi – Ketua Kwarran Kecamatan Srono, Kak Sri Wahyuni, bersama anggota Pramuka dan andalan Ranting, terlibat aktif dalam penanganan dampak bencana angin puting beliung di Desa Parijatah Wetan dan Wonosobo.

Upaya penanganan dilakukan secara bersama-sama, melibatkan masyarakat setempat, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, TNI, dan Polri.

Kegiatan dimulai dengan titik kumpul di SDN 1 Parijatah Wetan, di mana Kak Nanik sapaan akarab menekankan pentingnya kolaborasi untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak.

Rombongan kemudian bergerak ke Dusun Parirejo Desa Parijatah Wetan dan selanjutnya ke SDN 3 Wonosobo. Di lokasi, kolaborasi Pramuka, Pemerintah Desa dan Kecamatan, TNI, Polri, dan masyarakat setempat terlihat saat membersihkan sisa-sisa pohon tumbang dan merapikan bangunan yang rusak.

Hingga pagi ini, sekitar 50% area di SDN 3 Wonosobo sudah berhasil dibersihkan, dan upaya akan terus dilakukan hingga mencapai 100%.Kak Nanik juga menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka turut serta dalam program “Pramuka Peduli” sebagai wujud kepedulian terhadap penanggulangan bencana.

Program ini mengintegrasikan kegiatan bakti Pramuka dengan pemerintah dan organisasi lainnya untuk pengembangan sumber daya manusia penanggulangan bencana.

Kak Nanik, menegaskan bahwa Pramuka Peduli adalah manifestasi pengamalan satya dan dharma Pramuka dalam menghadapi situasi sulit bagi sebagian masyarakat.

Program ini menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka bukan hanya sebagai organisasi pendidikan, tetapi juga memiliki peran aktif dalam membantu masyarakat.

Bencana angin puting beliung terjadi pada Senin, 12 Februari 2024, menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah dan tempat usaha di Desa Wonosobo dan Parijatah Wetan. Meskipun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kerjasama antara Pramuka, TNI, Polri, karyawan sekolah, dan masyarakat setempat diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang efektif dalam penanganan dampak bencana.

Semoga kegiatan bakti ini memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga terdampak dan menjadi langkah nyata dalam membangun kembali kondisi masyarakat setempat. (*Wahyu Pribadi)

Humas Kwarda Jatim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

“Menanam Jeruk, Memetik Kemandirian: Harjito sebagai Pelatih Pembina Pramuka Penggerak Ketahanan Pangan”

“Keberhasilan membutuhkan keuletan, keyakinan, dan keberanian membaca peluang. Setiap...

Kolaborasi TNI AU, PT SGN, APTRI, dan Kwarda Pramuka Jatim Perkuat Langkah Menuju Swasembada Gula Nasional

Jember – Semangat kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional...

Pelatih Sejati Itu Seperti Bumi.”Diam Menopang, Sunyi Menumbuhkan, dan Tetap Memberi Manfaat bagi Kaderisasi Pramuka”

Oleh: Kak Dr. H. Jainudin, M.SiKapusdiklatda ARGASONYAKwartir Daerah Jawa...

Energi Besar Itu Bernama Pelatih Pembina Pramuka

Gerakan Pramuka tidak hanya hidup karena struktur, seragam, atau...