GRESIK, 25 Oktober 2026 — Sebanyak 40 peserta mengikuti Workshop Scoutpreneur Digital yang bertujuan mendorong anggota Gerakan Pramuka mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini diharapkan mampu membekali peserta dengan wawasan dan keterampilan untuk menghasilkan karya serta peluang usaha yang kreatif dan bermanfaat.
Kegiatan dibuka oleh Kak Ali Shodiqin, M.M. Workshop ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan wawasan kewirausahaan sekaligus memahami pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam membangun usaha yang produktif dan berdaya saing.

Salah satu poin penting dalam kegiatan ini adalah perlunya diseminasi materi kepada sedikitnya dua hingga lima orang setelah workshop. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat dibagikan dan dikembangkan bersama anggota Pramuka lainnya.
Peserta juga diharapkan mampu menghasilkan tindak lanjut yang nyata. Hasil workshop perlu diwujudkan dalam bentuk praktik, karya, atau gagasan usaha yang dapat dikembangkan sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing.

Kak Abdullah Farih berpesan agar peserta tidak menjadikan workshop sekadar kegiatan untuk menambah wawasan, tetapi sebagai langkah awal untuk berani berkarya dan berwirausaha. Pemanfaatan teknologi digital secara bijak, kreatif, dan produktif diharapkan dapat membantu Pramuka menciptakan peluang serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Melalui Workshop Scoutpreneur Digital, semangat kewirausahaan diharapkan semakin tumbuh di kalangan Pramuka. Pengetahuan yang diperoleh perlu dibagikan, dipraktikkan, dan dikembangkan sehingga menghasilkan dampak nyata serta mendorong lahirnya Pramuka yang mandiri, inovatif, dan produktif. (Nirafiyatur Risa)
Pusdatin Kwarda Jatim