SURABAYA – Semangat pengabdian dan kedisiplinan anggota Gerakan Pramuka Jawa Timur tampak membara dalam Seleksi Petugas Apel Hari Pramuka ke-65 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur yang digelar pada Jumat (31/7/2026) di Kantor Kwarda Jawa Timur. Sebanyak 376 anggota Pramuka dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega mengikuti seleksi untuk menjadi petugas pada upacara puncak Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarda Jawa Timur.
Seleksi berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan Tim Instruktur dari Panitia Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwarda Jawa Timur. Para peserta mengikuti serangkaian penilaian yang meliputi tes fisik, latihan baris-berbaris, pemeriksaan kelengkapan atribut, penilaian postur tubuh, hingga pelafalan sesuai jenis tugas yang akan diemban.
Kegiatan ini tidak sekadar memilih petugas apel terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter yang menjadi ruh Gerakan Pramuka. Ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan diasah melalui setiap tahapan seleksi, sehingga para peserta mampu menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya maupun masyarakat.
Kak Basuki Babussalam Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Bidang Saka dan Pramuka Produktif menegaskan bahwa menjadi petugas apel merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab karena membawa nama baik Gerakan Pramuka.
“Seleksi ini bukan hanya mencari peserta dengan postur terbaik atau suara paling lantang. Yang kami cari adalah anggota Pramuka yang memiliki disiplin, integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian. Menjadi petugas apel adalah kehormatan sekaligus bentuk pengamalan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan nyata,” ujar Kak Basuki Babussalam.
Menurutnya, Hari Pramuka merupakan momentum untuk menunjukkan bahwa pendidikan kepramukaan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalis, serta siap menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh peserta menjadikan proses seleksi ini sebagai wahana belajar. Terpilih ataupun tidak, semuanya adalah kader-kader terbaik yang telah menunjukkan keberanian, kedisiplinan, dan kemauan untuk mengabdi. Itulah nilai utama yang terus ditanamkan dalam Gerakan Pramuka,” tambahnya.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti latihan intensif pada 4–13 Agustus 2026 bersama Tim Instruktur Petugas Apel Hari Pramuka. Selama masa pelatihan, mereka akan dipersiapkan secara menyeluruh agar mampu menampilkan pelaksanaan apel yang tertib, khidmat, dan berwibawa pada puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Melalui seleksi yang objektif dan pembinaan yang berkelanjutan, Kwarda Jawa Timur berharap lahir petugas apel yang tidak hanya tampil sempurna dalam upacara, tetapi juga menjadi representasi anggota Pramuka yang mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma sebagai bekal mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

