Ajarilah adik-adik Pramuka untuk menjauhi marah sedikit pun itu. Marah tidaklah membanggakan. Pun marah tidak melanggengkan kebahagiaan dari sudut mana pun.
Sebaliknya, marah hanya memupuk enzim buruk yang kelak menjadi stres, egois, dan sombong. Orang yang marah lalu marahnya itu menjadi terbiasa akan menjalin kesombongan, laku lajak, dan merasa hebat dengan merendahkan yang lain. Percayalah, marah itu tidak baik bagi diri maupun orang lain.
Jauhkan adik-adik pramuka dari kemarahan. Pramuka pantang marah kepada orang lain. Mengapa? Pramuka itu brrada pada prinsip peduli sesama dan berdarma cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Dia musti sopan dan sekaligus santun.
Jika ada pramuka marah, dia wajib diingatkan. Jika ada orang lain memarahi pramuka, ajarilah dia bersabar, diam, dan bahkan menjauh. Marah atau tidak itu sebuah pilihan. Pilihlah diri yang akrab, bersahabat, bersama, dan toleransi kepada siapapun.
Ceritalah ke adik-adik kapan pun tentang dampak buruk marah dan jalan bersatya serta berdasa darma melalui berbaik dengan orang lain. Selamat membina.
Penulis: Kak Prof Suyatno
