Pramukarek.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 tahun 2025, Pramuka SMK Negeri Rowokangkung Lumajang menggelar kegiatan Gladian Pengelola Dewan Ambalan 2025 pada Kamis (14/8/2025). Acara ini diikuti oleh 28 pramuka penegak bantara dan berlangsung di G-Hydroponics & Agriculture, Kraton, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.
Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal organisasi sekaligus mengenalkan dunia profesional kepada Dewan Ambalan Jonggring Saloka. Selain itu, Gladian juga dimaksudkan sebagai bentuk pembelajaran nyata untuk mendukung program Pramuka Produktif di bidang Pangan dan Energi.
Founder G-Hydroponics & Agriculture, Kak Ginanjar Adi Saputra, S.Pd., M.Tr.P, hadir memberikan pembekalan penting seputar dunia hidroponik dan agrikultur. Ia menekankan bahwa setiap kegiatan, termasuk dalam organisasi, harus melalui tahapan perencanaan, realisasi, dokumentasi, hingga evaluasi agar menghasilkan capaian maksimal.
Tidak hanya berupa diskusi, para peserta juga diajak terjun langsung ke lahan hidroponik dan crop farming untuk mengamati sayuran yang ditanam di sana. Suasana semakin menarik ketika beberapa peserta aktif mendapatkan hadiah berupa sayuran segar hasil panen yang bisa mereka bawa pulang sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah.
Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dari Pembina Pramuka SMKN Rowokangkung, Kak Rijal, kepada pihak pengelola. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak G-Hydroponics & Agriculture atas fasilitas yang diberikan.
“Atas nama Ka. Mabigus Kak Fathoni Abbas, Ka. Ha. Mabigus Kak Slamet Santoso, dan Ketua Gudep Kak Indah Winarni, kami sampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kesempatan luar biasa ini. Kegiatan ini menjadi kado yang berbeda sekaligus menarik bagi kami di Hari Pramuka ke-64 tahun 2025. Semoga membawa keberkahan dan kemanfaatan,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Pramuka SMKN Rowokangkung berharap para penegak bantara dapat semakin terampil dalam berorganisasi serta memiliki wawasan luas tentang dunia produktif, khususnya di bidang pertanian modern dan energi. (Humas Jonggring Saloka)
