Jakarta – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur sampaikan program strategis di Rapat Kerja Nasional Gerakan Pramuka yang diselenggarakan pada 27 Januari 2026 di Gedung Sarbini Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur Jakarta. Lima program strategis itu disampaikan oleh Kak Bambang Suyanto, S.H., S.Sos., M.Si Sekretaris Kwarda Jatim.
Program ini menjawab dialog antara Pimpinan Kwarnas dengan Kwarda Jatim, Kak Bambang Suyanto menjelaskan bahwa program Kwarda Jatim sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto tentang program Swasembada Pangan.
Program kerja Kwarda Jatim disusun sebagai arah kebijakan dan langkah strategis ke depan, sejalan dengan visi besar mewujudkan Generasi Emas 2045 yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.
Program kerja ini dirancang dengan mengusung tema “Adaptif, Produktif, dan Berkelanjutan”, sebagai respons atas tantangan global, dinamika perubahan iklim, perkembangan teknologi, serta kebutuhan akan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Kak Bambang menyampaikan fokus utama program Kwarda Jatim adalah penguatan swasembada pangan sektor pertanian dan peternakan.
“Fokus utama program kerja kami diarahkan pada penguatan swasembada pangan, khususnya di sektor pertanian dan peternakan, sebagai fondasi strategis dalam membangun kemandirian bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia” katanya.
Secara garis besar lima program strategis Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur adalah Pertama, pengembangan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
Melalui peningkatan kapasitas, pelatihan berbasis teknologi, dan penguatan karakter kewirausahaan, khususnya bagi generasi muda di bidang pertanian dan peternakan, guna menciptakan petani dan peternak modern yang adaptif dan produktif.
Kedua, penguatan swasembada pangan berbasis inovasi dan teknologi.
Program diarahkan pada pemanfaatan teknologi tepat guna, digitalisasi pertanian dan peternakan, serta penerapan praktik ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi secara berkelanjutan.
Ketiga, pengembangan kemandirian ekonomi berbasis swadaya dan potensi lokal.
Melalui optimalisasi lahan, penguatan kelompok usaha tani dan ternak, serta pengolahan hasil produksi, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat.
Keempat, penerapan prinsip keberlanjutan dan ketahanan lingkungan.
Program kerja mengedepankan keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian alam, dengan mendorong praktik pertanian dan peternakan berkelanjutan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
Kelima, penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor.
Baik dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, maupun masyarakat, guna memastikan program berjalan efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan nasional.
Kwarda Jatim meyakini bahwa upaya mewujudkan Generasi Emas 2045 tidak dapat dilepaskan dari kemampuan bangsa dalam memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dan berkelanjutan. Oleh karena itu, program kerja ini tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga dirancang sebagai investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Melalui Rakernas ini, Kwarda Jatim berharap terbangun kesepahaman, keselarasan langkah, dan komitmen bersama untuk mengimplementasikan program kerja secara konsisten, inovatif, dan berkelanjutan.
Pusdatin Kwarda Jatim
