Pusdiklatda Argasonya Gelar Kursus Mahir di Gudep 31-059/31-060 UNUSA Surabaya, Cetak 197 Pembina Pramuka Profesional, Produktif, Adaptif dan Berkelanjutan

Date:

SURABAYA — Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda) Argasonya Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur berkolaborasi dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML), pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 197 peserta yang terbagi dalam lima kelas kursus, terdiri atas empat kelas KMD dan satu kelas KML. Kursus ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk melahirkan pembina Pramuka yang profesional, produktif, berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak nyata dalam proses pembinaan di gugus depan.

Kepala Pusdiklatda Argasonya Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak Jaenudin, mengatakan KMD dan KML merupakan wadah penting untuk menyiapkan pembina Pramuka yang memiliki kompetensi, karakter, dan kesiapan dalam mendampingi peserta didik.

Menurutnya, pembina Pramuka pada masa mendatang tidak cukup hanya menguasai metode dan teknik kepramukaan. Mereka juga harus mampu menghadirkan pembinaan yang produktif, relevan dengan perkembangan zaman, dan berkelanjutan.

“Kursus ini merupakan wadah untuk melahirkan pembina Pramuka profesional, selaras dengan arah program Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, berupa pembina Pramuka yang tidak hanya profesional, tetapi juga produktif dan berkelanjutan,” kata Kak Jaenudin.

Ia menjelaskan, produktivitas pembina Pramuka tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang berhasil diselenggarakan. Produktif harus dimaknai sebagai kemampuan untuk menghadirkan manfaat dan perubahan dalam ruang kehidupan yang lebih luas.

Dampak tersebut mencakup aspek sosial, emosional, spiritual, intelektual, dan fisik atau Sesosif. Kelima aspek itu menjadi bagian penting dalam pembentukan pribadi peserta didik yang utuh, seimbang, dan mampu mengambil peran positif di tengah masyarakat.

“Produktif bermakna berdampak. Berdampak dalam ruang yang lebih luas, yakni dampak sosial, emosional, spiritual, intelektual, dan fisik atau Sesosif,” ujarnya.

Kak Jaenudin juga menekankan pentingnya kesiapan sikap selama mengikuti kursus. Seluruh peserta diminta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan senang hati agar proses pembelajaran dapat dijalani secara optimal.

Menurutnya, suasana batin yang positif akan memengaruhi kemampuan peserta dalam menerima materi, membangun interaksi, serta mengembangkan kerja sama selama mengikuti kursus.

“Adalah hal wajib bagi seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan senang hati, karena dengan senang hati banyak hal baik yang bisa dilakukan,” katanya.

Selain penguatan kompetensi dan karakter, peserta juga didorong untuk mampu memanfaatkan teknologi dalam proses pembinaan. Kemampuan tersebut dinilai semakin penting agar kegiatan di gugus depan dapat dilaksanakan secara lebih adaptif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini.

Para peserta yang kelak menjalankan tugas sebagai pembina di gugus depan diharapkan tidak hanya mampu merencanakan dan melaksanakan kegiatan kepramukaan, tetapi juga dapat menggunakan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran, komunikasi, pendokumentasian, dan pengembangan program pembinaan.

Penguatan mental dan spiritual peserta disampaikan Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak Mahsun Ismail. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan Sasmita Aji Argasonya yang memuat pesan-pesan luhur bagi para peserta kursus.

Pesan tersebut mengajak peserta menjadi Pramuka yang matang dalam bertindak, mampu memadukan seluruh potensi diri, serta bergerak dengan hati yang menyatu. Para peserta juga diingatkan untuk menjalankan setiap tugas dengan kesungguhan dan ketulusan dalam pengabdian.

Melalui Sasmita Aji Argasonya, Kak Mahsun Ismail menyampaikan pentingnya semangat “bertungkus lumus” sebagai bagian dari karakter seorang pembina. Semangat tersebut menggambarkan kesediaan untuk bekerja keras, menyatukan tenaga dan pikiran, serta berjuang secara sungguh-sungguh dalam membina generasi muda.

Peserta juga memperoleh pesan untuk mengabdi dengan ikhlas, membina bangsa, dan berpegang pada nilai “berbudi bawa laksana”. Nilai tersebut menegaskan pentingnya keluhuran budi, keteladanan, serta keselarasan antara perkataan dan tindakan dalam menjalankan peran sebagai pembina Pramuka.

Kolaborasi antara Pusdiklatda Argasonya Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur dan UNUSA dalam penyelenggaraan KMD dan KML ini menjadi langkah bersama untuk memperkuat kualitas sumber daya pembina.

Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepramukaan, tetapi juga membangun kesiapan mental, spiritual, intelektual, dan sosial peserta dalam menjalankan tugas pembinaan.

Dengan melibatkan 197 peserta dalam lima kelas kursus, kegiatan ini diharapkan menghasilkan pembina Pramuka yang mampu menyelenggarakan pendidikan kepramukaan secara profesional, menyenangkan, produktif, berdampak, dan berkelanjutan.

Para lulusan kursus nantinya diharapkan menjadi penggerak pembinaan di gugus depan yang mampu mengembangkan seluruh potensi peserta didik sekaligus menjaga nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka. Melalui pembina yang kompeten dan berkarakter, pendidikan kepramukaan diharapkan terus berkontribusi dalam membentuk generasi yang matang, berdaya, berbudi, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Pusdatin Kwarda Jatim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


Share post:

Subscribe

Popular

More like this
Related

Kak Rektor UNUSA selaku Kamabigus Tegaskan KMD–KML sebagai Bekal Mahasiswa Menjadi Pembina Pramuka Berkarakter

SURABAYA — Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) sekaligus...

Ketua Kwarda Jatim Beri Ucapan Selamat kepada Kak Rano Karno, Terpilih sebagai Ketua Kwarda DKI Jakarta

Surabaya – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa...

PETA 2026 SMAN 1 Pare: Sambut Pramuka Penegak Baru, Tanamkan Karakter dan Kebersamaan

PARE – SMAN 1 Pare kembali menggelar kegiatan Penerimaan...