KOTA KEDIRI – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Aula Balai Kota Kediri pada Kamis, 20 November 2025. Bukan sekadar seremoni pelantikan, tetapi sebuah momen istimewa ketika Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, HM Arum Sabil, melantik Kak Vinanda Prameswati, Wali Kota Kediri yang dikenal sebagai kepala daerah termuda di Indonesia, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Kota Kediri.
Yang membuat acara ini semakin sarat makna adalah sosok yang berdiri tepat di samping Kak Vinanda, sang ayah, AKBP Edy Herwiyanto. Pada hari yang sama, Kak Edy juga dilantik sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kota Kediri, sebuah momentum langka di mana ayah dan anak mengemban amanah kepemimpinan Pramuka secara bersamaan.
Ketua Kwarda Jatim, Kak Arum Sabil tak menyembunyikan rasa harunya. “Hari ini saya merinding. Di samping saya ada seorang ayah yang menyaksikan anaknya mencapai puncak pengabdian. Setiap orang tua tentu ingin melihat kesuksesan anaknya. Dan saya yakin, anak ini tumbuh dari nilai-nilai Pramuka,” ujarnya.
Kak Arum menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu memegang peran kepemimpinan strategis. “Pramuka Kota Kediri dapat terus melahirkan kader-kader muda yang produktif, tangguh, dan responsif terhadap perubahan zaman,” ungkapnya.
Kak Vinanda Prameswati bukan sekadar kepala daerah termuda di Indonesia, ia adalah simbol dari generasi baru pemimpin perempuan yang lahir dari keluarga penuh disiplin dan nilai-nilai pengabdian. Lahir pada 12 Juni 1998, perjalanan pendidikannya dimulai dari SD Plus Rahmat, dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Kediri, dan SMA Negeri 3 Kediri.
Ia kemudian menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (2016–2020), dan melanjutkan Magister Kenotariatan di Universitas Airlangga (2021–2023). Di tengah perjalanan kariernya, ia dipercaya menjadi Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN) serta pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Golkar Kota Kediri.
Dari lingkungan keluarga hingga ruang-ruang organisasi, Vinanda tumbuh dalam nilai kerja keras, nasionalisme, dan pengabdian, nilai-nilai yang sangat sejalan dengan Gerakan Pramuka.Dalam sambutannya, Kak Vinanda menegaskan komitmennya terhadap gerakan kepanduan. “Pramuka adalah sekolah kepemimpinan, gotong royong, dan nasionalisme. Ini wadah yang telah terbukti membentuk karakter unggul dan tangguh generasi bangsa,” tuturnya.
Kak Edy Herwiyanto, yang saat ini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, tampak berusaha menahan haru ketika dirinya dan putrinya mengucapkan ikrar jabatan di panggung yang sama. Dalam hidupnya sebagai penegak hukum, ia terbiasa mendidik dengan kedisiplinan, sebuah nilai yang kini terlihat melekat pada sosok sang putri.
Pelantikan ini menjadi bukti indah bagaimana nilai-nilai keluarga dapat membentuk generasi yang siap mengabdi, tidak hanya di ruang publik, tetapi juga melalui wadah besar seperti Gerakan Pramuka.
Pusdatin Kwarda Jatim
