Ketua Kwarda Jatim Resmi Lantik Wali Kota Pasuruan Sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka

Kota Pasuruan – Suasana penuh khidmat saat Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Kak H. M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL. melantik Wali Kota Pasuruan Kak Adi Wibowo, S.T.P., M.Si sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pasuruan Masa Bakti 2025-2030 pada Rabu (24/9/2025) di Gedung Pertemuan Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan.

Pada kesempatan tersebut, turut dilantik Pengurus Kwarcab dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Kota Pasuruan yang dihadiri Wakil Walikota Kak M. Nawawi, S.Kom, MM. beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran), dan Gugus Depan di Wilayah Kota Pasuruan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan anak-anak Indonesia yang semakin rentan terhadap penyakit tidak menular seperti diabetes dan penurunan fungsi ginjal.

“Dulu sebelum sekolah, kita diajak senam SKJ di bawah sinar matahari pagi supaya sehat dan kuat. Tapi sekarang, banyak anak kita tahu teori berlari, berenang, atau memanjat, tetapi tidak benar-benar bisa melakukannya. Padahal keterampilan itu penting untuk adaptasi dengan alam,” jelasnya

Kak Arum Sabil menegaskan pentingnya kehadiran Pramuka dalam membina generasi muda. Ia menyinggung fenomena sosial yang marak di media sosial, di mana banyak anak muda terlibat dalam aksi merusak fasilitas umum maupun tindakan lain yang merugikan masyarakat.

“Anak-anak muda masih belasan tahun adalah pelakunya, mereka salah asuh, tidak ada pembimbingnya. Di sinilah peran Pramuka hadir, untuk membina generasi unggul yang siap memimpin di masa depan,” ujarnya

Kak Arum yang sehari-hari hobi berolahraga itu menjelaskan bahwa Pramuka identik dengan Tali temali, bertualang, menjelajah. Sepertinya itu kelihatan sepele, tapi di situlah adik-adik kita belajar arti kebersamaan, semangat korsa, daya cipta, dan daya juang akan terbentuk disitu. Maka Gerakan Pramuka adalah wadah yang sangat cocok dalam menyiapkan generasi emas bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

Kak Arum menjelaskan kondisi perkembangan teknologi saat ini juga menjadi ancaman yang kelihatannya memuliakan, namun justru melemahkan.

“Hari ini penjajahan itu berbeda, sepertinya kita di muliakan tapi sebenarnya di lumpuhkan. Anak-anak saat ini sering terperangkap dengan kemajuan teknologi, yang sebenarnya hal itu melemahkan daya ciptanya. Oleh karena itu Gerakan Pramuka harus membekali anak muda dan mengedukasi masyarakat”pungkasnya.

Kak Arum menerangkan ancaman bangsa Indonesia ke depan yang lebih serius adalah urusan pangan dan energi.

“Bangsa Indonesia ke depan memiliki ancaman berupa pangan dan energi, maka Gerakan Pramuka selama 5 tahun ini dengan program Pramuka Produktif fokus pada ketahanan pangan dan energi baru terbarukan. Pramuka harus hadir bersama-sama membangun bangsa Indonesia”tegasnya.

Ia mengajak seluruh pihak, terutama Gerakan Pramuka, untuk terus membina generasi muda dengan sabar, bijak, dan penuh kesungguhan. “Barang siapa yang merendahkan dan memandang sebelah mata terhadap Gerakan Pramuka, maka alam akan merendahkan dan memandang sebelah mata kepadanya,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya pengurus Mabicab dan Kwarcab Kota Pasuruan yang baru, Kak Arum berharap Gerakan Pramuka di Kota Pasuruan semakin aktif, produktif, dan menjadi contoh bagi daerah lain. Ia juga menekankan bahwa Gerakan Pramuka bukan hanya organisasi pendidikan, tetapi juga gerakan kebangsaan yang mempersiapkan generasi muda mencintai tanah air, disiplin, dan berkarakter kuat.

Pusdatin Kwarda Jatim