Ponorogo – Sesuai isi tri satya “menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat” Kwarcab Ponorogo menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Brigade Penolong pada 26 -28 September 2025 bertempat di Kantor Kwarcab Ponorogo. Kegiatan diikuti oleh 76 anggota Pramuka Penegak di wilayah Ponorogo.
Kegiatan ini dibuka oleh Kak Sumani Ketua Harian Kwarcab Ponorogo, yang memberikan motivasi kepada peserta untuk tulus ikhlas menjadi seorang penolong.
“Adik-adik disini yang tulus, murni dengan hati yang ikhlas, siap rela menolong sesama melalui Brigade Penolong Kwarcab Ponorogo”katanya.
“Saya berharap Kwarda Jatim membekali kami dengan ilmu, wawasan, dan pengalaman dalam bidang kebencanaan di Ponorogo dan Indonesia”imbuhnya.
Kak Sumani menjelaskan bahwa Kabupaten Ponorogo adalah daerah rawan bencana, maka kehadiran Brigade Penolong yang merupakan potensi relawan kebencanaan, semoga mampu membantu pemerintah dalam mengatasi segala macam bencana.
“Brigade Penolong di Ponorogo harus hebat, jangan pesimis, jangan berkecil hati. Malam ini kalian gagah, dan tanamkan nyali kalian. Karena nyali, optimis itu penting”pungkasnya.
Hadir Pengurus Brigade Penolong Kwarda Jatim Kak Djaka Santosa dan Kak Achmat Maskurochman, sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Dikdas ini sebagai sarana perekrutan anggota baru BP 13.02 Kwarcab Ponorogo dengan dibekali berbagai ilmu, wawasan, dan keterampilan. Sebagai contoh Sejarah Brigade Penolong, Metode Kepramukaan dan Kebencanaan, Dapur Umum, Materi Komunikasi, Pengenalan sistem penanganan kebencanaan, dan berbagai praktik penanganan bencana.
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur mengapresiasi dan memberikan selamat atas pelaksanaan kegiatan Dikdas BP 13.02 semoga lancar dan sukses.
Pusdatin Kwarda Jatim
