Jakarta — Rakernas Pramuka 2026, Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur berpartisipasi aktif dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 26–28 Januari 2026 di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta. Rakernas ini diikuti oleh 34 Kwartir Daerah (Kwarda) se-Indonesia, masing-masing mengirimkan enam orang utusan, serta dihadiri oleh pimpinan dan andalan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Rakernas 2026 secara resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Kak Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Rakernas merupakan momentum strategis untuk memantapkan peran Gerakan Pramuka sebagai mitra pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Kak Budi Waseso, tantangan global seperti isu ketahanan pangan, perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta dampak krisis lingkungan menuntut Gerakan Pramuka untuk terus beradaptasi dan menghadirkan program-program yang inovatif, berkarakter, inklusif, serta berorientasi pada masa depan. Oleh karena itu, Rakernas dimaknai sebagai ruang konsolidasi nasional sekaligus forum strategis untuk menyelaraskan program kerja kepramukaan dengan kebijakan pembangunan nasional.
Dalam Rakernas tersebut, Kwarda Jawa Timur mengikuti seluruh rangkaian pembahasan yang meliputi penguatan struktur dan kapasitas organisasi, pengembangan sumber daya manusia kepramukaan, serta perumusan program yang menjawab kebutuhan anggota Pramuka di semua golongan. Fokus pembahasan juga diarahkan pada penguatan keterampilan di bidang ketahanan pangan, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak H.M. Arum Sabil, S.P., S.H., M.KL., menyampaikan bahwa keikutsertaan Kwarda Jawa Timur dalam Rakernas 2026 merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung kebijakan dan program nasional Gerakan Pramuka.
“Rakernas ini menjadi momentum penting bagi Kwarda Jawa Timur untuk melakukan konsolidasi, menyerap arah kebijakan nasional, sekaligus menyesuaikannya dengan potensi dan kebutuhan daerah. Kami siap memperkuat implementasi program ketahanan pangan, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung bagi anggota Pramuka dan masyarakat Jawa Timur,” ujar Kak Arum Sabil.
Ia menambahkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan kewirausahaan berbasis komunitas. Potensi tersebut perlu diintegrasikan ke dalam kegiatan kepramukaan agar anggota Pramuka tidak hanya dibina secara karakter, tetapi juga dibekali keterampilan hidup (life skills) yang relevan dengan tantangan masa depan.
“Pramuka Jawa Timur siap berperan sebagai agen perubahan, baik dalam penguatan karakter generasi muda maupun dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Rakernas Pramuka 2026 juga membahas sejumlah agenda strategis nasional, antara lain persiapan dan penyelenggaraan Jambore Nasional, pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Nasional sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, pengembangan dan integrasi database anggota dewasa, peningkatan kapasitas instruktur, serta penguatan kemitraan dengan perguruan tinggi dan dunia usaha.
Selain itu, Rakernas menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam mitigasi dan penanggulangan bencana, pelestarian lingkungan hidup, serta penguatan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana. Peran aktif Pramuka dalam aksi kemanusiaan dinilai sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Kak Arum Sabil berharap hasil Rakernas Pramuka 2026 dapat menjadi pedoman pelaksanaan program kepramukaan di seluruh daerah, termasuk di Jawa Timur, agar program yang dijalankan lebih terukur, berkelanjutan, dan selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.
“Melalui Rakernas ini, Kwarda Jawa Timur menegaskan kesiapan untuk mengimplementasikan seluruh kebijakan dan keputusan nasional Gerakan Pramuka secara terarah dan bertanggung jawab, demi mewujudkan Gerakan Pramuka yang adaptif, inovatif, serta memberikan dampak nyata bagi pembinaan generasi muda dan kemajuan masyarakat,” pungkasnya.
Adapun utusan Kwarda Jawa Timur dalam Rakernas Pramuka 2026 antara lain; Kak Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I., Kak Dr. Muchamad Taufiq, S.H., M.H., CLMA., Kak Drs. H. Mahsun Ismail, M.Pd.I., Kak Bambang Suyanto, S.H., S.Sos., Kak Kiagus Firdaus, A.Md., S.Kom., Kak Adie Kurniawan, S.E., M.M., Kak Mas’ul Hadi, S.Psi., Kak Mohammad Naufal Ardiansyah, S.S., M.Li., dan Kak Yusya Giri Pangestu, S.I.Kom.
Pusdatin Kwarda Jawa Timur
