Pramukarek.or.id – Jember, Jumat 30 Januari 2026 MTsN 6 Jember melalui Gugus Depan Pramuka menyelenggarakan kegiatan pembekalan materi Kawasan Anti-Bullying yang bertempat di aula MTsN 6 Jember, pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini dibina langsung oleh Taufan Bayu Sakbana dan diikuti oleh puluhan peserta didik dari berbagai tingkat kelas sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Kegiatan pembekalan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis, serta menanamkan nilai empati, toleransi, dan saling menghargai. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya sekolah yang positif dan inklusif.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para peserta tampak duduk berkelompok membentuk regu, menyimak pemaparan materi yang disampaikan secara komunikatif dan inspiratif. Interaksi aktif antara pembina dan peserta membuat suasana kegiatan menjadi hidup dan kondusif.
Materi yang diberikan meliputi pengertian bullying, jenis-jenis perundungan, dampak negatif bagi korban dan pelaku, serta strategi pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan sekolah. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya komunikasi yang sehat, sikap empati, dan keberanian untuk melapor jika menemukan tindakan perundungan.
Pembina kegiatan, Taufan Bayu Sakbana, menegaskan bahwa pembekalan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif siswa agar menolak segala bentuk bullying. Ia menekankan bahwa setiap peserta didik berhak memperoleh rasa aman, perlindungan, serta perlakuan yang adil di lingkungan sekolah.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai anti-bullying dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Menurutnya, lingkungan belajar yang aman dan nyaman akan mendorong tumbuhnya generasi muda yang percaya diri, berprestasi, dan berkarakter kuat.
Kegiatan pembekalan ini juga menjadi sarana pembentukan sikap sosial yang positif. Melalui diskusi dan refleksi bersama, peserta dilatih untuk memahami perasaan orang lain, menghargai perbedaan, serta menyelesaikan konflik secara bijak dan damai.
Kegiatan pembekalan materi Kawasan Anti-Bullying ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menolak segala bentuk perundungan. Melalui kegiatan ini, MTsN 6 Jember menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sekolah ramah anak, aman, dan bebas bullying.
Penulis : M. Kava Maulana Zaki
Pusdatin Kwarda Jatim
