Kota Malang – Perkemahan Wirakarya Pramuka Jawa Timur Tahun 2026 kembali menunjukkan wajah pengabdian yang sesungguhnya. Tidak hanya menyasar masyarakat yang membutuhkan, program renovasi rumah yang menjadi kegiatan utama Perkemahan Wirakarya kali ini juga menyentuh sosok yang selama ini telah mengabdikan dirinya untuk Gerakan Pramuka. Salah satu penerima manfaat yang ditetapkan adalah Adhi Darma Sisworo, warga Jl. Sunan Kalijogo 20 RT 05 RW 02, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Adhi Darma Sisworo bukanlah sosok yang asing di lingkungan Pramuka Kota Malang. Selama bertahun-tahun, ia dikenal sebagai aktivis Gerakan Pramuka yang aktif mengabdikan diri dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Dedikasinya semakin nyata melalui keterlibatannya sebagai anggota Brigade Penolong (BP 13.32) Kwartir Cabang Kota Malang, satuan yang selama ini berada di garis depan dalam berbagai aksi kemanusiaan dan kebencanaan.
Melalui Perkemahan Wirakarya Jawa Timur Tahun 2026, Gerakan Pramuka menunjukkan bahwa pengabdian yang tulus tidak pernah luput dari perhatian. Renovasi rumah yang akan dilaksanakan menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi panjang seorang relawan yang selama ini lebih sering membantu orang lain daripada memikirkan dirinya sendiri.
Peninjauan lokasi calon penerima manfaat dilakukan oleh jajaran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur bersama unsur pemerintahan dan kwartir setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwarda Jawa Timur Kak Mahsun Ismail, Ketua Kwarran Kedungkandang Sukarmat, serta Lurah Kedungkandang Nanda Prima Setiawan. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen bersama dalam memastikan program pengabdian ini berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata.
Dalam arahannya, Kak Mahsun Ismail menegaskan bahwa Perkemahan Wirakarya merupakan implementasi nyata pendidikan karakter yang selama ini menjadi ruh Gerakan Pramuka.
“Perkemahan Wirakarya bukan sekadar kegiatan kepramukaan, tetapi menjadi wujud nyata pengabdian Pramuka kepada masyarakat. Melalui program renovasi rumah ini, kami ingin menanamkan kepada Pramuka Penegak dan Pandega bahwa nilai kepedulian, gotong royong, dan keikhlasan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Inilah kesempatan bagi generasi muda untuk belajar bahwa pengabdian terbaik adalah ketika keberadaan kita mampu menghadirkan manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
Program renovasi rumah yang menjadi bagian dari Perkemahan Wirakarya Jawa Timur 2026 sendiri merupakan implementasi nilai “Rela Menolong dan Tabah” dalam Dasa Dharma Pramuka. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kepedulian sosial, gotong royong, serta pengabdian kepada masyarakat melalui aksi nyata.
Lebih dari sekadar memperbaiki bangunan fisik, renovasi rumah ini menjadi simbol kuat bahwa semangat persaudaraan dalam Gerakan Pramuka tidak berhenti pada slogan dan seragam. Ketika seorang pengabdi mendapatkan perhatian dari organisasi yang selama ini ia cintai, maka yang terbangun bukan hanya dinding dan atap rumah, melainkan juga rasa kebersamaan, penghargaan, dan harapan.
Dari sebuah rumah sederhana di Tlogowaru, Perkemahan Wirakarya Jawa Timur 2026 mengirimkan pesan yang kuat kepada seluruh anggota Pramuka: setiap pengabdian memiliki arti, setiap pengorbanan memiliki nilai, dan setiap kebaikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, Pramuka Jawa Timur terus membuktikan dirinya sebagai organisasi yang tidak hanya mendidik generasi muda, tetapi juga hadir untuk menguatkan sesama dalam kehidupan nyata.
Pusdatin Kwarda Jatim
