MAGETAN – Persiapan pelaksanaan Perkemahan Wirakarya (PW) Jawa Timur 2026 terus dimatangkan. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di ruang pertemuan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Magetan, Kamis (4/6), guna menyusun strategi peninjauan sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan menjadi fokus program bakti masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Pertemuan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan proses survei lapangan berjalan secara terstruktur, terukur, dan tepat sasaran. Berbagai unsur yang terlibat dalam pelaksanaan PW Jatim 2026 hadir untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun langkah teknis sebelum turun langsung ke lokasi-lokasi sasaran.
Suasana koordinasi berlangsung hangat namun penuh keseriusan. Perwakilan Kwartir Daerah Jawa Timur, Kwarcab Magetan, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya tampak aktif berdiskusi dan bertukar data mengenai kondisi wilayah yang berpotensi menjadi lokasi intervensi program renovasi RTLH.
Rapat difokuskan pada pemetaan wilayah prioritas, sinkronisasi jadwal kegiatan, hingga pembagian tugas tim gabungan yang nantinya akan melakukan survei lapangan. Wilayah-wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi, termasuk kawasan lereng Gunung Lawu, menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan.
Keterlibatan berbagai instansi dalam forum ini menunjukkan komitmen bersama untuk menyukseskan PW Jatim 2026 sebagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepramukaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui koordinasi yang matang, program renovasi RTLH yang menjadi bagian dari agenda PW Jatim 2026 diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain memperbaiki kondisi fisik rumah, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga penerima manfaat.
Sinergi antara Gerakan Pramuka dan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam menghadirkan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan perencanaan yang terukur sejak awal, PW Jatim 2026 diharapkan mampu menjadi momentum penguatan peran Pramuka sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan di Jawa Timur.
Pusdatin Kwarda Jatim
