Pramukarek.or.id, Dalegan, — Gugus Depan 15.029–15.030 Pangkalan MTs Al Khoiriyah 1 Dalegan melaksanakan kegiatan Survival Camp sebagai bagian dari program pembinaan karakter Pramuka Penggalang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 9–10 Januari, dan diikuti oleh 70 Pramuka Penggalang bersama kakak pembina serta didampingi dewan guru.
Kegiatan diawali dengan jelajah alam yang dimulai dari gugus depan MTs Al Khoiriyah 1 Dalegan menuju Pantai Pasir Putih Dalegan, kemudian berlanjut memutar melewati area persawahan sebelum berhenti di Pos 1. Pada pos tersebut, peserta melaksanakan praktik memasak rimba menggunakan bahan sederhana berupa mi dan telur yang dibawa masing-masing dari rumah.
Telur yang dibawa peserta menjadi perlengkapan wajib selama kegiatan berlangsung dan tidak boleh pecah, sebagai bentuk latihan tanggung jawab dan kedisiplinan. Setelah menyelesaikan tugas, peserta diwajibkan memperoleh tanda tangan pembina sebagai bukti telah menyelesaikan tantangan pos.
Selain keterampilan kepramukaan di alam terbuka, Survival Camp ini juga membekali peserta dengan kemampuan dokumentasi dan pelaporan kegiatan. Selama kegiatan berlangsung, para penggalang mendapat tugas membuat video vlog dan reportase kegiatan. Dalam prosesnya, setiap kelompok wajib berkolaborasi dengan satu kakak Pandega dari Racana Universitas Airlangga yang turut mendampingi kegiatan di gugus depan.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kamabigus MTs Al Khoiriyah 1 Dalegan, Kak Fatkhul Arif. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Survival Camp menjadi sarana penting dalam pembentukan karakter peserta didik.
“Melalui Survival Camp ini, kami ingin menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, dan keberanian pada adik-adik Pramuka Penggalang. Tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga mampu berpikir kritis, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap setiap tugas yang diberikan,” ujar Kak Fatkhul Arif.
Dukungan juga datang dari wali murid peserta yang mengapresiasi kegiatan kepramukaan tersebut. Salah satu wali murid menyampaikan rasa bangganya terhadap program yang dijalankan gugus depan.
“Kami sebagai orang tua sangat mendukung kegiatan ini. Anak-anak jadi belajar mandiri, bertanggung jawab, dan berani tampil. Kegiatan seperti ini sangat positif untuk pembentukan karakter mereka,” ungkap pak Sukaeri .
Sementara itu, para peserta mengaku senang dan mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti Survival Camp. Salah satu Pramuka Penggalang menyampaikan kesannya terhadap kegiatan tersebut.
“Kegiatannya seru dan menantang. Kami belajar masak rimba, jalan jauh, menjaga telur supaya tidak pecah, dan membuat video vlog. Jadi tidak hanya capek, tapi juga belajar kerja sama dan percaya diri,” ujar shireen sitara ihsan peserta survival camp 2.
Selama kegiatan berlangsung, dewan guru MTs Al Khoiriyah 1 Dalegan turut mendampingi dan mengawasi seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap proses pembinaan dan pembentukan karakter peserta didik.
Melalui kegiatan Survival Camp ini, diharapkan Pramuka Penggalang Gudep 15.029–15.030 MTs Al Khoiriyah 1 Dalegan semakin siap menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan mampu menuangkan kegiatan kepramukaan dalam bentuk laporan serta karya media yang positif.
Pusdatin Kwarda Jatim
